Soal Komisioner KPUD Dilaporkan ke DKPP, Hery Tuding Tuduhan tak Mendasar

  • Whatsapp
Hery menunjukkan salinan rekom RDP Komisi I DPRD Babel.

Tunjukkan Bukti Rekom RDP
Bantah Pembohongan Publik KTP Ganda

TOBOALI – Komisioner KPU Bangka Selatan, Hery, yang dilaporkan gabungan aliansi mahasiswa Babel karena mensinyalir lolos seleksi tak sesuai prosedur hokum ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, menilai tuduhan tersebut tidak mendasar.

Muat Lebih

Menurut Hery, hal ini sudah dibuktikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Babel pada (27/9/18) yang dipimpin Ketua Komisi I Adet Mastur, Sekretaris Mansah, dan 3 orang anggota Komisi I DPRD Babel sebagaimana tercantum didaftar hadir.

“Sudahlah tidak usah beropini lagi, tunggu saja hasil putusan DKPP. Hasil RDP Komisi I DPRD Babel yang dihadiri dan ditandatangani pihak-pihak terkait juga sudah jelas kok rekomendasinya yang tertulis dalam notulensi rapat. Jadi apalagi yang perlu diributkan, biarkan kami bekerja secara profesional untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu di Bangka Selatan,” kata Hery kepada wartawan, Sabtu (19/1/19).

Rekomendasi hasil RDP Komisi I DPRD Babel yang dimaksud oleh Hery sebagaimana yang tercantum dalam notulensi rapat seperti yang ditunjukkanya kepada wartawan pada Sabtu (19/1/19) adalah yang pertama bahwa kasus pembohongan publik an.saudara Hery yang disampaikan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bangka dan BEM IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Babel yang dilakukan audiensi pada 24 September 2018 dalam proses pencalonan KPU Bangka Selatan tidak ada permasalahan yang krusial. Yang kedua RDP tersebut merekomendasikan tidak ada pembohongan publik dan tidak ada KTP ganda yang dimaksud.

Sedangkan pihak terkait yang hadir dalam RDP Komisi I DRPD Babel yang dimaksudkan Hery tersebut sebagaimana yang tercantum dalam daftar hadir antara lain Sutriyono Kabag PDOS KPU Babel, perwakilan Bawaslu Babel, Timsel KPU, Perwakilan Dinas Dukcapil Bangka Selatan, Perwakilan Dinas Dukcapil Bangka Tengah, Perwakilan PMII, Perwakilan Dema IAIN SAS Babel dan Ia sendiri selaku pihak yang dilaporkan. (raw/6)

Pos terkait