Soal Kapal 21 Unit, DKP Coba Lobi DPRD

  • Whatsapp

PANGKALPINANG- Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan DKP Pemprov Bangka Belitung (Babel) Padli menegaskan pihaknya akan kembali mendekati dan melobi pihak legislatif untuk menyetujui anggaran pengadaan bantuan kapal nelayan sebanyak 21 unit.

“Kapal ini diperuntukan bagi nelayan untuk membantu memenuhi fasilitas nelayan yang saat ini masih belum memadai,
Cuma informasinya kan belum jelas (dicoret atau belum -red), kita akan sampaikan kembali dan menjelaskan mengapa bantuan ini kita anggarkan,” kata Padli kepada wartawan, Senin (15/10/2018).

Read More

Dia masih berharap, bantuan tersebut bisa terealisasi dan DPRD menyetujui rencana bantuan kapal untuk kelompok nelayan ini. “Masih ada harapan untuk dianggarkan. Karena dengan bantuan ini nelayan bisa terbantu dan lebih maksimal dalam mencari ikan di perairan Babel,” harapnya optimis.

Ia menjelaskan, bantuan kapal ini sudah dianggarkan Pemprov Babel untuk tahun 2018 sebanyak delapan unit kapal berkapasitas 3 grosston (GT). Sebelum diserahkan, nelayan sudah melakukan uji coba terhadap kapal berbahan dasar fiberglass dan dimodifikasi menyerupai kapal kayu serta disesuaikan dengan kondisi perairan Babel.

“Sebelum diserahkan, nelayan sudah mencoba terlebih dahulu, kita sudah buatkan kapal contoh, silahkan mencoba, dan hasilnya banyak nelayan yang menginginkan kapal ini, makanya kita anggarkan lebih banyak tahun 2019,” jelasnya.

Kapal dengan panjang 10,5 meter tersebut dia menambahkan adalah kapal yang lengkap, berisi peralatan tangkap, dan fasilitas penunjang lainnya.

“Banyak yang menyebut bahwa nelayan tidak bisa menggunakan kapal jenis fiberglass, tetapi setelah mereka mencoba kapal contoh yang kita buat mereka bisa dan banyak yang mengajukan ke kita untuk mendapatkan bantuan kapal ini,” terangnya.

Mantan sekretaris dinas pemuda dan olahraga ini berharap, dengan bantuan kapal tersebut, nelayan bisa lebih maksimal lagi dalam mencari ikan, sehingga diharapkan bisa meningkatkan perekonomian nelayan. “Mengingat selama ini nelayan mengalami keterbatasan dalam fasilitas terutama kapal,” pungkasnya.(nov/10)

Related posts