by

SMK Ditarget Terbitkan Sertifikasi Siswa

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, menargetkan semua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Babel, mengeluarkan sertifikat kepada siswa yang mengikuti sertifikasi. Sehingga lulusan SMK, diharapkan mampu terserap di pasar kerja dan keahliannya diakui.
“Insya Allah Senin kita MoU sertifikasi, dengan Badan Sertifikasi Nasional Indonesiaku (BSNI), ini menjadi target kita seluruh SMK yang ada di Babel,” ungkap Gubernur, akhir pekan lalu.
Sebelum mengeluarkan sertifikasi, SMK terlebih dahulu ditingkatkan akreditasinya menjadi akreditasi A, dan meningkatkan kemampuan assesor.
“SMK diakreditasikan, assesor kita kursus kan setelah itu kita menerbitkan sertifikasi,” imbuhnya.
Erzaldi mencontohkan, untuk SMK 1 misalnya, mengeluarkan sertifikat untuk jurusan administrasi, kemudian SMK 2 mengeluarkan sertifikat untuk jurusan mesin, ahli motor, ahli batu dan lainnya.
Selain itu, sambung orang nomor satu di Babel ini, akan meningkatkan kerjasama magang siswa yang dikaitkan dengan kurikulum dan syaraf sertifikasi.
“Misalnya magang di Hypermart, Giant, sebagai syarat sertifikasi karena mungkin nanti sudah ada perusahaan dengan persyaratan yang ingin melamar harus ada sertifikat,” bebernya.
Sekolah atau pemerintah, kata dia, tidak membebani siswa untuk mengikuti sertifikasi ini, apabila siswa yang ingin melanjutkan kuliah maka tidak perlu ikut sertifikasi, tetapi jika ingin bekerja maka harus mengikuti sertifikasi.
“Tetapi ada juga perguruan tinggi yang mensyaratkan sertifikasi, sehingga nanti siswa begitu keluar SMK memiliki ijazah kelulusan dan juga sertifikat sertifikasi,” tuturnya.
Hal ini, menurut Erzaldi bisa memacu keahlian pekerja lokal untuk bersaing dengan pekerja luar, dan diharapkan nantinya siswa lulusan SMK di Babel sudah bersertifikat yang diakui dan bisa terserap di pasar kerja manapun.
“Seperti halnya Pemda untuk pekerjaan proyek kami mensyaratkan tenaga konstruksinya harus bersertifikat, bisa saja nanti perusahaan yang ingin merekrut pekerja mensyaratkan sertifikasi,” tandasnya.
Disinggung biaya siswa yang akan ikut sertifikasi, Ia mengakui masih membicarakan lebih lanjut peluang dan kemungkinan yang terjadi.
“Biaya, kalau ada, kita usahakan dibantu Pemda,” tutupnya. (nov/6)

Comment

BERITA TERBARU