SMA Muhamadiyah Toboali Gelar Literasi Sekolah

  • Whatsapp
Siswa SMA Muhamadiyah Toboali, foto bersama Pokja Jurnalis Bangka Belitung, sesudah Kegiatan Literasi Sekolah, yang diselenggarakan SMA Muhammadiyah Toboali, Jumat (18/1/2019).(foto: ist).

TOBOALI – SMA Muhamadiyah Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melalui Komunitas Pecinta Buku, Jumat (18/1/2019) menggelar kegiatan Literasi Sekolah.

Acara yang dibuka oleh Kepala SMA Muhammadiyah, Supiandi, diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Naspi Sabani ini, mengangkat tema “Menumbuhkan semangat menulis artikel dalam diri peserta didik”.

Dalam sambutannya, Supiandi berharap melalui kegiatan literasi sekolah ini siswa serta guru dapat lebih termotivasi melakukan kegiatan literasi salah satunya menulis artikel.

“Kegiatan literasi merupakan sebuah kebutuhan di setiap sekolah, bagaimana meningkatkan daya baca siswa serta menuangkannya kembali ke dalam sebuah tulisan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pokja Jurnalis Basel, Dedy Irawan dalam paparannya menyampaikan, materi dasar penulisan berita dan press rilis bagi pelajar SMA. Selain itu, juga ada materi menulis feature memerikan kiat bagaimana tulisan berita dan artikel terbit di media massa.

“Kita harapkan tentunya akan muncul penulis-penulis handal dari SMAN Muhamadiyah, dan bukan tidak mungkin akan seperti Andrea Hirata dengan novel Laskar Pelangi,” kata Dedy.

Anggota Pokja, Antoni Ramli yang juga jurnalis Bangka Pos memaparkan tentang kode etik jurnalistik dan memotivasi para peserta untuk giat menulis.

“Jurnalis tidak sembarangan menulis berita, kita wajib konfirmasi sesuai dengan UU Pers No 40 tahun 1999 serta Kode Etik Jurnalistik,” kata Antoni seraya mengajak peserta untuk mengirimkan press rilis kegiatan sekolah, cerpen hingga artikel opini ke media yang tergabung dalam Pokja Jurnalis Basel.

Turut hadir pula Anggota Pokja Jurnalis Basel, Rawizar Erer Babel Pos, Devi Klik Babel serta Romi Wow Babel, Martono Abeng Berita Bangka.

Para siswa tampak semangat menanyakan tentang kiat menulis serta bagaimana menjadi seorang wartawan. Di sisi lain, Ketua Pokja Jurnalis Basel juga mengajak para siswa SMA Muhamadiyah untuk berpartisipasi aktif dalam Lomba Menulis Artikel Wisata dan Budaya yang digelar Pokja Jurnalis Basel sejak 13 Januari – 20 Februari mendatang.

“Ada hadiah jutaan rupiah yang disiapkan dalam lomba ini, kita juga menggelar kegiatan workshop jurnalistik yang dikemas dalam kegiatan Pokja Goes to School,” imbuhnya.

Usai paparan Pokja Jurnalis Basel, kegiatan literasi dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Supratman, guru SMA Muhamadiyah yang juga penulis buku. (raw/3).

Related posts