by

SIUP PT PTIT Hanya Sektor Perdagangan

-NEWS-112 views

Faktanya Penambangan di Bukit Paku

TOBOALI – Tak hanya persoalan limbah, Surat Izin Usaha Pertambangan (SIUP) PT Persada Tambang Inti Tama diduga tidak sesuai peruntukan. Pada SIUP Menengah nomor 503/014/SIUP/DPMPPTSPRINDAG/2018 menyebutkan PT Persada Tambang Inti Tama adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa perdagangan alat kontruksi, kontraktor dan leveransir. Sementara temuan di lapangan perusahaan tersebut melakukan aktivitas penambangan biji timah di Bukit Maji Desa Paku, Kecamatan Payung.

Bahkan dalam surat yang dilayangkan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Perindustrian dan Perdagangan (DPMPPTSPRINDAG) Basel, 3 Agustus 2018 silam, akan dilakukan pengecekan penandatangan kontrak kerja ke PT PTIT.

Kepala Dinas DPMPPTSPRINDAG Bangka Selatan, Muhamad, dikonfirmasi mengatakan pihaknya berencana turun kembali ke lapangan guna melakukan evaluasi serta verifikasi surat izin usaha yang dipegang perusahaan saat ini. Jika tidak sesuai peruntukan, dia meminta supaya perusahaan merubah SIUP tersebut sesuai bidang usaha yang dijalankan saat ini.

“Kita akan turun evaluasi, verifikasi kroscek ke lapangan apakah bidang usaha yang tertera di izin usaha itu sudah sesuai, kalau tidak sesuai, berarti diperintahkan kepada mereka untuk membuat izin usaha yang sesuai dengan bidang usahanya. Jadi surat yang kami keluarkan kalau tidak gunakan kami cabut,” pungkas Muhamad.

Terpisah, General Manager PT Persada Tambang Inti Tama, Charles dikonfirmasi Minggu sore via ponselnya hanya menjawab terima kasih atas informasi.

Sebelumnya, PT PTIT dilaporkan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Bangka Selatan (Basel) ke Provinsi Babel atas dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah dari aktivitas tambang yang dilakukannya di Bukit Maji Desa Paku Kecamatan Payung.

Terhadap laporan tersebut Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Dinas Pertambangan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Babel menggelar pertemuan dengan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Bangka Selatan (Basel), Kamis (14/3/2019). (raw/6)

Comment

BERITA TERBARU