by

Siswa TPA Amanah Kumpulkan Rp1,2 Juta untuk Lombok

Dikemas dengan Metode Dongeng dari Tim Telawan

TOBOALI – Siswa-siswa TPA Amanah Toboali berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 1.212.000 pada acara penggalangan dana untuk Lombok, Rabu (12/9/2018).

Acara yang digelar Tim Amal Mulia bekerja sama dengan TPA Amanah Toboali ini dikemas dengan metode dongeng dari tim relawan.

Dongeng yang ditampilkan Kak Paqih bersama Qiqi ini mengangkat tentang indahnya bersyukur dan saling tolong menolong. Di akhir cerita, pendongeng menyampaikan tentang peristiwa gempa yang menimpa saudara-saudara kita di Lombok.

Kepala SPNF SKB Yuni Sunardi melalui Koordinator TPA Amanah, Gema Fitri berharap melalui kegiatan ini, dapat menumbuhkan sikap empati dan berbagi sejak dini pada anak-anak siswa TPA Amanah Toboali serta ikut merasakan duka yang dialami saudara-saudaranya di Lombok.

“TPA Amanah Toboali bekerja sama dengan Tim Amal Mulia menggelar acara penggalangan dana yang dikemas dengan metode dongeng kepada siswa kita, murid-murid kita ingatkan untuk bersyukur, saling tolong menolong termasuk kepada teman-temannya yang tertimpa musibah Gempa di Lombok,” tutup Gema.

Sebelumnya, TPA Amanah Sekolah Pendidikan Non Formal (SPNF) SKB mengusung tema mewujudkan Bangka Selatan menjadi Kabupaten Ramah Anak. Sedikitnya 50 anak TPA Amanah berpartisipasi dalam Pawai Barisan Indah hari pertama Selasa (28/8/2018).

Anak-anak mengenakan baju seragam Aparatur Sipil Negara dilengkapi dengan kertas kartun yang bertuliskan nama-nama OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.

Koordinator TPA Amanah, Gema Fitri mengungkapkan melalui pesan ini diharapkan Pemerintah Kabupaten Bangka bertahap mewujudkan Basel sebagai Kabupaten Ramah Anak melalui fasilitas pendidikan umum yang ramah serta pendidikan agama yang memadai, rumah sakit anak yang layak.

“Bagaimana kita menciptakan generasi muda kita yang cerdas, taat bergama, berakhlak mulia melalui pendidikan yang ramah, fasilitas rumah sakit anak, kebutuhan serta perkembangan anak yang terus menerus diperhatikan,” ujar Gema. (raw/3)

Comment

BERITA TERBARU