Siswa SMPN 3 Air Gegas Tanam Ubi Jalar

  • Whatsapp

Hari Pangan Sedunia

AIRGEGAS – Peringatan Hari Pangan tahun ini, dimanfaatkan oleh siswa-siswi SMP Negeri 3 Airgegas Kabupaten bangka Selatan dengan kegiatan penanaman salah satu pangan yang banyak digemari masyarakat dan kaya akan kandungan karbohidrat. Tanaman pangan tersebut adalah ubi jalar (Ipomea Batatas) atau yang populer dalam bahasa Bangka adalah bijur/Figo. Tanaman ini dipilih karena kandungan gizi karbohidratnya, dan jika diolah dalam bentuk cemilan tanaman pangan ini juga mengenyangkan.
Selain itu, ubi jalar mengandung lebih dari 400 manfaat kebutuhan kita sehari-hari, untuk vitamin A, serta serat dan potasium dalam satu buah ubi ukuran sedang. Ia memiliki gula alami yang lebih banyak dari kentang, namun dengan jumlah kalori yang lebih sedikit.
Menurut Liverscience, satu buah ubi berukuran sedang (130gr), memiliki kalori sebesar 100 dengan nol kalori dan lemak. Berbagai studi menyarankan untuk meningkatkan konsumsi ubi jalar untuk mengurangi berbagai penyakit seperti diabetes, tekanan darah rendah, kanker, kesehatan jantung, gangguan penglihatan. Dari hal tersebut dirasakan SMP N 3 Air gegas perlu untuk melakukan kegiatan penanaman dalam memperingati hari pangan sedunia.

Kegiatan ini baru bisa terlaksana pada tanggal 18 Oktober 2019, mengingat banyak agenda sekolah lainnya. Namun tidak menyurutkan semangat siswa-siswi untuk melakukan kegiatan bercocok tanam. Kegiatan ini juga dilaksanakan bertepatan dengan pembagian raport Penilaian Tengah Semester. Pada saat orang tua wali murid mengambil raport dikelas, semua siswa berdasarkan kelasnya menanam Ubi jalar dilokasi yang ditentukan Imbuh Muhammad Fajri, S.Pd.I selaku pembina OSIS di sekolah tersebut.

Adapun proses penanaman Ubi jalar dalam memperingati hari pangan sedunia ini, OSIS selaku pengkoordinir kegiatan memanfaatkan lokasi kosong dibelakang sekolah. Lokasi tersebut sudah di kavling sesuai jumlah kelas, kemudian siswa dihimbau untuk membuat galangan tanah untuk persiapan umbi Ubi jalar jika sudah tumbuh dan berkembang. Dengan memanfaatkan lokasi kosong tersebut setidaknya menambah penghijauan lingkungan sekolah sehingga dapat menambah pasokan oksigen. Selain itu lokasi yang dipilih sebagai lokasi penanaman cocok ditanami tanaman pangan jenis ubi jalar. “Papar Muhammad Delpin salah satu anggota OSIS.

Bibit Ubi jalar berupa tanaman utuh yang perakaran masih sehat dan kuat untuk ditanam. Bibit tersebut sudah dipersiapkan siswa setiap kelasnya sehari sebelum penanaman, ada juga yang mengambil bibitnya dipagi hari sebelum berangkat ke sekolah.

Desi Hudzulfah, S. Pd selaku salah satu wali kelas terlihat bersemangat dalam proses penanaman. Selain membantu dalam penggemburan tanah, juga mengarahkan siswa perwaliannya cara menanam Ubi jalar yang baik dan benar.

Harapan Fauzi, ST selaku kepala sekolah SMP N 3 Airgegas melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan sikap mandiri kepada seluruh warga sekolah bahwa pentingnya pasokan pangan dengan menanami lahan-lahan kosong. Selain itu jika penanaman ini berhasil, setidaknya setiap 3 bulan setelah penanaman warga sekolah dapat memanen hasilnya untuk dimakan dan diperjual belikan, sehingga dapat juga sebagai pembelajaran siswa tentang agrobisnis. ” Ungkapnya. (raw)

Related posts