Siswa SDIT Out Bond di Kolong Eks Tambang

  • Whatsapp
SDIT Alam Cahaya Kelas 1 Turki bersama siswa kelas 2 dan 3 sedang melakukan kegiatan Out Bond di kolong eks tambang tak jauh dari area sekolah di Dusun Temayang Desa Rias Toboali. (foto: dedy).

 

TOBOALI – SDIT Alam Cahaya Kelas 1 Turki bersama siswa kelas 2 dan 3 melakukan kegiatan Out Bond di kolong eks tambang tak jauh dari area sekolah di Dusun Temayang Desa Rias Toboali.
Kegiatan ini terjadwal dalam kurikulum sekolah sebagai bentuk pembelajaran perilaku kepemimpinan dan manajemen di alam terbuka.

Out Bond bertujuan untuk menumbuhkan sikap percaya diri pada anak didik, saling percaya, saling memperhatikan (peduli) serta sikap proaktif dan komunikatif. Demikian dikatakan guru kelas 1 Turki, Nurrahmahwati Ningrum kepada wartawan Kamis (17/10/2019) malam.

Menurutnya, anak didik dikondisikan secara beregu dengan satu komando dalam tiap kelompok. Mereka menyelesaikan tantangan yang telah dipersiapkan oleh fasilitator sekolah dengan memanfaatkan alam sekitar.

“Out Bond ini memberikan pengalaman nyata peserta didik bagaimana memanfaatkan sumber daya sekitar sekolah sebagai anugrah yang kaya akan sumber pembelajaran serta menjadikan dimensi alam sebagai obyek pendidikan sebagai laboratorium dan tempat bermain yang mengasyikkan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, pengalaman Out Bond kali ini peserta didik tak hanya dihadapkan pada tantangan intelegensia, tetapi juga fisik dan mental. Harapannya pengalaman ini menjadi bekal dalam diri peserta didik dalam menghadapi tantangan yang lebih nyata di kehidupan.

“Sebelum kegiatan dimulai, fasilitator memberikan arahan dan memulai kegiatan dengan doa, membekali mereka untuk saling menjaga dan bertindak dengan benar dan aman, peserta didik dibimbing untuk pengembangan ESQ dan IQ,” imbuhnya.

Nurrahmah menambahkan, Out Bond juga dalam upaya mengembangkan sikap kerja sama, menumbuhkan sikap kepemimpinan serta pengembangan diri.

“Manfaat yang diharapkan dapat meningkatnya rasa percaya diri, menumbuhkan rasa berani, meningkatkan daya kreatifitas dan adaptif serta optimis dan semangat,” pungkasnya.

Dalam out bond itu, peserta didik antusias dan semangat menyelesaikan tantangan. Tak terkecuali siswa kelas 1 Turki yang notabene sebagai siswa baru di sekolah itu.

“Wajah bangga dan ceria terpancar setelah mereka menyelesaikan tantangan yang diberikan. Bahkan mereka menginginkan outbound dilakukan lagi dalam waktu dekat dengan durasi waktu yang lebih lama. Salah satu siswa yang awalnya khawatir, mencoba memberanikan diri setelah mendapatkan arahan dan semangat fasilitator mengatakan dengan bersemangat “hari ini seru” setelah berhasil menyelesaikan tantangan out bond,” tukasnya. (raw/3)

Related posts