Sikapi Kasus Anarkis Razia Tambang di Belitung, Komisi I DPRD : Proses Hukum Harus Dilanjutkan

  • Whatsapp
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Babel, Hellyana

PANGKALPINANG– Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berencana mengundang Satpol PP Babel, Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan Polda Babel menyikapi kasus anarkis yang terjadi saat razia tambang di daerah Sijuk, Kabupaten Belitung.

“Rencananya Kamis ini kita akan lakukan mediasi. Tadi kita sudah rapat dan sepakat agar DPRD satu suara, agar tidak melebar dan membuat berbagai opini di masyarakat. Oleh karena itu, persoalan ini harus disikapi bersama secara bijak,” ujar Ketua Komisi I DPRD Babel, Hellyana, Senin (4/11/2019).

“Persoalan ini harus tuntas dan menjadi evaluasi kita bersama. Mudah-mudahan persoalan ini cukup (tuntas-red) di Komisi I DPRD Babel,” imbuh Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Babel itu.

Dia menambahkan, jika perihal tersebut berlarut-larut, tentu akan banyak persepsi di masyarakat. “Misalnya, kenapa damai? Lalu, ketika sudah damai justru dipersoalkan. Justru opini-opini seperti ini yang kurang baik. Kami berharap ini tidak terjadi lagi dan proses hukum terus dilanjutkan,” kata Hellyana.

Sementara itu, anggota DPRD Babel Dapil Pulau Belitung Eka Budiartha menuturkan dengan kejadian tersebut, seharusnya pemda bisa mencarikan solusi terhadap persoalan pertambangan hingga para penampung. Di lahan tersebut kata Eka, memang terkandung banyak deposit timahnya.

“Carut-marut soal tambang timah ini, tidak hanya di Belitung, namun juga se-Babel. Karenanya, proses hukum ini harus dilanjutkan. Lalu, bagaimana soal pertambangam ini harus diselesaikan. Kemudian, harusnya jangan sampai anarkis namun harus duduk bersama, tanpa menyakiti orang lain, kalau memang benar-benar kita hidup di negeri melayu,” katanya.(ron)

Related posts