Sikap SKPD Dikeluhkan, Wabup Mohon Maaf

  • Whatsapp
Serah Rekomendasi- Wakil Bupati Bangka, Rustamsyah menerima berkas rekomendasi DPRD Bangka soal LKPJ Bupati Bangka dari Ketua DPRD Bangka, Parulian Napitupulu dalam rapat paripurna, Selasa (25/4/2017). (foto:cepenk susanti)

Soal Monitoring atas LKPJ Bupati
Rendra: Ada Kesan Pembiaran

SUNGAILIAT – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Rendra Basri mengeluhkan sikap dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Bangka. Dia meminta agar SKPD dapat proaktif mengawal panitia kerja (panja) yang melakukan monitoring ke SKPD.

Menurutnya, ada kesan pembiaran yang dilakukan oleh SKPD terhadap panja dalam melakukan monitoring LKPJ bupati.
Hal ini disampaikannya pada rapat paripurna rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bangka tahun 2016 di ruang rapat paripurna DPRD Bangka, Selasa (25/4/2017).

“Kepada SKPD agar proaktif mengawal panja sehingga panja tidak meraba-raba monitoring kinerja pemerintah pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Rendra.

Pada kesempatan itu, Rendra menyampaikan rekomendasi dari tiga panja yang dibentuk oleh DPRD terhadap LKPJ Bupati Bangka Tahun 2016. Diantaranya, rekomendasi ke dinas pertanian, salah satunya kegiatan pembibitan sapi yang belum memperhatikan pertimbangan harga dan bantuan sarprodi tepat sasaran dan tepat waktu sesuai waktu tanam petani.

Dinas pekerjaan umum, yaitu jalan pembangunan Pha Khak Liang, Kecamatan Belinyu sepanjang 1,70 meter dibangun dinding penahan tanah atau talud sepanjang 700 meter supaya tidak cepat rusak. Untuk dinas sosial dan pemberdayaan masyarakat, yaitu pembangunan rumah layak huni tidak lantai semen, tidak berplafon agar dapat dilaksanakan dengan baik serta layak dan pembinaan Bumdes agar ke usaha ekonomi kreatif.

Dinas pendidikan, untuk SMP negeri Riau Silip membutuhkan sarana olahraga seperti basket, takraw dan rehab berat fisik termasuk gedung sekolah dan gudang penyimpanan peralatan. Kemudian perlu diperhatikan gaji guru honorer, jangan sampai terlambat, mengingat sudah empat bulan belum menerima pembayaran honor.

Wabup Sedih

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati (Wabup) Bangka, Rustamsyah dalam sambutannya mengatakan, sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban, SKPD diminta paling lama satu minggu membuat jawaban atas rekomendasi DPRD yang disampaikan ke bupati dan dewan.

Dia mengaku cukup sedih mendengar apa yang telah disampaikan wakil ketua DPRD yaitu adanya kesan pembiaran SKPD saat DPRD melakukan monitoring atas LKPJ Bupati Bangka Tahun 2016 beberapa waktu lalu. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada DPRD yang sudah melakukan monitoring.

“Cukup sedih apa yang disampaikan wakil ketua. Bupati sudah instruksi SKPD agar bisa proaktif bersama-sama dalam mendamping semua panja terhadap LKPJ. Nanti ada pembicaraan khusus dengan dewan siapa SKPD yang tidak proaktif,” kata wabup.

“Saya atas nama pribadi, atas nama Pemkab Bangka mengucapkan mohon maaf atas semua yang terjadi atas apa yang dilakukan kepala SKPD. Ini kesalahan kami karena tidak mampu memberikan tauladan yang baik kepada mereka. Saya berkomitmen agar ini tidak terjadi lagi,” ujarnya. (snt/10)

Related posts