Siapkan Bekal Andikpas, LPKA Pangkalpinang Berikan Pelatihan Hidroponik dan Budidaya Lele

  • Whatsapp

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang, Nanang Rukmana membuka kegiatan pelatihan hidroponik dan budidaya lele yang berlangsung di ruang aula LPKA Pangkalpinang, Kamis (09/07/2020).

Kegiatan pelatihan ini dalam rangka memberikan pembinaan kemandirian bagi anak didik pemasyarakatan (Andikpas) yang dihadiri oleh pejabat eselon IV dan V serta pegawai LPKA Kelas II Pangkalpinang.

Nanang Rukmana menyampaikan bahwa LPKA Kelas II Pangkalpinang selain memberikan pembinaan kepribadian berupa pembinaan keagamaan, akhlak dan perilaku anak, juga harus memberikan pembinaan kemandirian bagi anak sebagai cikal bakal bekal bagi anak usai mereka menjalani pembinaan.

“Walaupun berada ditempat yang terbatas, namun kita harus tetap berkreatifitas tanpa batas,” ujar KLPKA Kelas II Pangkalpinang.

Baca Lainnya

Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan pelatihan hidroponik ini bekerjasama dengan narasumber dari luar LPKA Kelas II Pangkalpinang.

Oleh sebab itu, Nanang mengingatkan, kegiatan ini harus diaksanakan dengan sangat teliti dan tetap mengedepankan protokol kesehatan mengingat wabah virus corona hingga saat ini masih belum usai.

“Sebelum masuk kedalam LPKA Kelas II Pangkalpinang, narasumber wajib dilakukan pemeriksaan sesuai protokol kesehatan dan penggeledahan sesusai SOP. Kemudian baik narasumber dan peserta wajib menggunakan masker, menjaga jarak serta mencuci tangan sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan pelatihan,” imbuhnya.

KLPKA juga berpesan agar Andikpas berusaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan.

“Jadilah insan yang kreatif, inovatif dan pekerja keras yang selalu berusaha memperbaiki kehidupan serta,” pesan Nanang.

Senada juga disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan, Zarpian mengungkapkan bahwa pelatihan kemandirian berupa hidroponik dan budidaya lele ini merupakan salah satu amanat undang-undang sebagai pemenuhan hak anak, yaitu hak mendapatkan pendidikan dan pelatihan selama menjalani masa pidana di LPKA.

“Jumlah anak yang mengikuti kegiatan pelatihan hidroponik dan budidaya lele ini sebanyak 12 orang dan kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari,” kata Zarpian.

Zainal Arifin selaku narasumber menyampaikan harapannya kepada Andikpas supaya selama pelaksanaan pelatihan diikuti dengan sungguh-sungguh.

“Serap materi dan ilmu yang kami sampaikan karena kami berharap apa yang kami berikan ini dapat membawa manfaat bagi anak-anak semua dimasa yang akan datang,” tandas Zainal. (bis)

Related posts