Sentra Gakkumdu Bangka Tengah Terbentuk

  • Whatsapp
Lembaga Adhock Sentra Gakkumdu Pilkada Bangka Tengah Terbentuk oleh Bawaslu Bangka Tengah, Polres Bangka Tengah dan Kejari Bangka Tengah di Royal Coffee Koba, Selasa (11/02/2020). Tampak hadir Komisioner Bawaslu Babel Jafri, Ketua Bawaslu Bateng Robianto, Kapolres AKBP. Slamet Ady Purnomo dan Kejari Bateng Baharuddin M, Anggota Wahyu Tri Buwono, Kabag Ops Kompol Andi Purwanto, Kasat Reskrim AKP. Robby Asyari, dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Indra Gunawan. 

RAKYATPOS.COM, KOBA – Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) bersama Polres dan Kejaksaan Negeri
membentuk Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Pilkada Serentak Tahun 2020.

Lembaga Adhock itu terbentuk setelah ketiga lembaga ini menggelar rapat pembentukan di Royal Coffe Koba, Selasa (11/02/2020). Hadir dalam kesempatan ini Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Jafri, Ketua Bawaslu Robianto, Anggota Bawaslu Wahyu Tri Buwono, Kapolres Bateng AKBP. Slamet Ady Purnomo, Kajari Bateng Baharuddin M, Kabag Ops Kompol Andi, Kasat Reskrim Polres Bateng AKP. Robby Anshari beserta penyidik, Kasi Pidum Kejari Budi beserta jaksa, dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Bateng Indra Gunawan beserta jajaran staf.

Muat Lebih

“Ini Sentra Gakkumdu pertama yang terbentuk untuk 4 kabupaten yang menggelar Pilkada di Provinsi Kepulauan Babel,” ujar Jafri dalam rapat terbatas itu.

Dikatakannya, pembentukan Sentra Gakkumdu ini tergolong cepat guna menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bawaslu RI Nomor 0122 tanggal 4 Februari 2020 tentang pembentukan Sentra Gakkumdu pada Pilkada Serentak Tahun 2020.

“Hanya berjarak seminggu setelah SE itu terbit, Sentra Gakkumdu di Bateng sudah terbentuk. Kita dari Bawaslu Provinsi mengapresiasi komitmen yang dibangun oleh Bawaslu Kabupaten Bateng bersama Polres Bateng dan Kejari Bateng ini dalam mengawal Pilkada di Kabupaten Bateng,” ungkapnya.

Kemudian Ketua Bawaslu Bateng, Robianto mengatakan pembentukan Sentra Gakkumdu ini berpedoman pada Peraturan Bersama Ketua Bawaslu RI, Kapolri, dan Jaksa Agung Tahun 2016. Pihaknya, tentu memerlukan dukungan penuh dari pihak kepolisian dan kejaksaan dalam menangani setiap dugaan tindak pidana pemilihan pada Pilkada Kabupaten Bateng Tahun 2020.

“Masa kerja Sentra Gakkumdu ini selama 9 bulan terhitung Bulan Februari hingga Oktober mendatang. Untuk sekretariatnya melekat di Kantor Bawaslu Kabupaten Bateng,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Bateng AKBP. Slamet Ady Purnomo menyambut baik pembentukan Sentra Gakkumdu tersebut. Pihaknya, akan selalu bersinergi dan memberikan support agar penanganan dugaan tindak pidana pemilihan pada Pilkada Kabupaten Bateng Tahun 2020 ini dapat ditangani secara maksimal.

“Intinya kita sangat mendukung pembentukan Sentra Gakkumdu ini sebagai amanat dari peraturan peundang-undangan yang telah diamanahkan kepada kita,” ucapnya.

Demikian juga Kajari Bateng Baharuddin M menyambut baik pembentukan Sentra Gakkumdu tersebut.

Ia berharap dalam penanganan pelanggaran dugaan tindak pidana pemilihan nantinya agar Sentra Gakkumdu dapat bersinergi sejak awal dalam penanganan kasus agar mendapatkan kesepahaman yang sama. Ia mengingatkan agar personil yang ditempatkan di Sentra Gakkumdu dapat melaksanakan tugas secara maksimal.

“Pada prinsipnya kita yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu ini harus bekerja dengan optimal mengingat waktu penanganan yang sangat terbatas sesuai dengan yang diatur didalam Undang-Undang,” ucapnya. (rell/ran).

Pos terkait