Sembilan Guru Ajukan Pengunduran Diri

No comment 530 views

*Kisruh Internal SDN 24 Manggar
*Terlibat Konflik dengan Kepala Sekolah
*Dinas Pendidikan Ganti Kepsek

MANGGAR – Kisruh internal sejak beberapa bulan terakhir ini, antara kepala sekolah dengan para staf guru di SDN Negeri 24 Manggar Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berbuntut panjang.
Akibat tak sanggup lagi menahan konflik yang mendera cukup lama, sembilan orang tenaga pengajar di sekolah tersebut melayangkan surat kepada UPTD Manggar dan Dinas Pendidikan Beltim, berisi agar kepala sekolah mengundurkan diri dari jabatan, dan kalau tidak mundur para guru yang akan mundur dari sekolah.
Konflik antara kepala sekolah dan guru itu dinilai telah mencoreng dunia pendidikan Kabupaten Belitung Timur, dan berdampak ke siswa siswi. Apalagi diketahui siswa siswi sedang menghadapi Mid Semester.
Masalah berawal para guru menilai pola kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah, Efita Rostinah tidak sejalan bahkan cendrung menimbulkan konflik dengan tenaga pengajar di SD Negeri 24 Manggar.
Bahkan beberapa guru telah melaporkan persoalan ini ke Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, namun belum ada ketegasan dari pihak dinas untuk serius menyelesaikan kekisruhan yang terjadi.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Manggar, Hermansyah, saat dihubungi Rakyat Pos, Selasa (10/10/2017) menerangkan, jika terkait dengan persoalan di SDN 24 pihaknya sudah berusaha untuk menyelesaikan, namun menurut Hermansyah kepala sekolah terlalu bersikeras menyangkut segala sesuatu di sekolah yang dipimpinnya.
“Konflik itu sebenarnya sudah selesai, pembinaan dari Dinas Pendidikan sudah selesai juga, tapi kepala sekolah orangnya gimanalah, terlalu keras, sementara guru-guru ini tidak terlalu ngotot,” beber Manca sapaan akrab Hermansyah.
Selain itu, Manca juga mengaku telah memberikan pemahaman kepada bersangkutan supaya masalah tidak berlarut-larut.
“Sudah kami beri pengertian kepala sekolah ini jangan terlalu berlebihan terhadap guru-guru, kemarin guru-guru minta tanda tangan kepada beliau, tapi tidak ditandatangan dari beliau, beliau kami panggil kami nasehati, tapi bu Efi ini gimanalah selaku pimpinan seharusnya tidak boleh begitu, kita kan harus bijak, jadi sekarang proses di dinas pendidikan,” sesal Manca.
“Sebenarnya di kami sudah selesai, tapi kepala sekolah ini sikapnya tidak puas orangnya,” cetusnya lagi.
Terkait persoalan di SDN 24 Manggar, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Kusuma Jaya, langsung mengusulkan agar kepala sekolah tersebut diganti.
“Sudah diusulkan dari dinas untuk diganti kepala sekolahnya,” tegas Kesuma Jaya, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/10/2017).
Senada dengan Manca, Kusuma Jaya menyatakan bahwa pemecahan persoalan hingga saat ini tidak ada titik temu.
“Kami ambil kesimpulan, tidak ada titik temu (penyelesaian-red),” sambung Kesuma Jaya, menambahkan
saat mediasi antara pihak guru dan kepala sekolah tidak menemui kesepakatan.
Dinas berharap agar dunia pendidikan tetap berjalan, meskipun persoalan masih mencuat.
“Kami minta mereka harus menduduki fungsi masing-masing, tupoksi guru adalah mengajar, tupoksi kepala sekolah adalah managerial. Jadi Guru-guru jangan mengintervensi kepala sekolah, laksanakan tugas seauai tupoksi masing-masing. Yang penting murid jangan diterlantarkan. Murid ini jangan jadi beban dari mereka. Sampai menunggu proses ini (Pergantian Kepsek),” pungkas Kusuma Jaya. (yan/6)

No Response

Leave a reply "Sembilan Guru Ajukan Pengunduran Diri"