Selama 2019, Polres Belitung Tangani 135 Perkara Pidana

  • Whatsapp

98 Perkara Sudah Selesai dan ke Persidangan

Read More

TANJUNGPANDAN – Hari ini, Tahun 2019 berakhir. Dan selama tahun 2019, Polres Kabupaten Belitung berhasil menangani sebanyak 135 perkara tindak pidana. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2018.

Dari 135 perkara tindak pidana itu, ada 98 perkara yang sudah selesai hingga dilimpahkan ke Kejaksaan dan dilakukan persidangan.

Demikian disampaikan Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiyono saat melakukan Konferensi Pers di Aula Tri Brata, Senin (30/12/2019) kemarin.

“Tindak pidana konvesional pada tahun 2019, ada 135 tindak pidana. Kemudian penyelesaiannya sebanyak 98 kasus atau sekitar 72,5 persen, sedangkan pada tahun 2018 jumlah tindak pidananya lebih besar. Ada 152 kasus tindak pidana, penyelesaiannya ada 111 kasus atau 73,1 persen,” jelas Kapolres.

“Jadi tindak pidana yang ditangani oleh Polres Belitung mengalami penurunan dari tahun 2018 ke tahun 2019,” tegasnya.

AKBP Ari Mujiyono mengungkapkan, dari seluruh kasus tersebut ditangani oleh Polres Belitung dan juga lima Polsek yang ada di Kabupaten Belitung.

“Menurut data per wilayah, kita menangani kasus ada 6 wilayah. Yang pertama Polres Belitung 74 kasus, Polsek Badau 4 kasus, Polsek Membalong 5 kasus, Polsek Sijuk 3 kasus, Polsek Tanjung Pandan 49 kasus, kemudian Polsek Selat Nasik 0 kasus,” ungkapnya.

Adapun tindak pidana yang menjadi atensi dari 135 perkara itu, disebutkan Kapolres, terdapat 76 perkara, terbagi berbagai tindak pidana kejahatan seperti pembunuhan, curas, curat, atira, curanmor, pembakaran, pencabulan, penadaan dan perlindungan anak.

“Tindak pidana yang menonjol atau dalam artian menjadi atensi, 76 di tahun 2019, yang pertama kasus pembunuhan jadi tahun 2019 dan 2018 itu sama 1 kasus, untuk curas tahun 2019 ada 2, curat tahun 2019 sebanyak 33, atira ada 17, curanmor 7 kasus, kebakaran atau pembakaran ada 3, perkosaan atau pencabulan ada 1, penadaan ada 1, perlindungan anak ada 11,” urai Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, dari 135 perkara dan terselesaikan sebanyak 98 kasus, ialah kasus yang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Belitung sudah memasuki tahap penyidikan, atau yang sudah lengkap (P21), sedangkan sisa 37 kasus lainnya masih dalam tahap proses penyidikan.

“Dari kasus 135 tindak pidana yang selesai 98, maksudnya kita disini penanganannya sudah sampai P21, kalau masih proses itu belum kita anggap selesai, seperti penangan kasus pertambangan kemarin masih proses belum P21, kasus yang belum selesai itu masih dalam proses penyidikan,” pungkasnya. (dodi/3)

Related posts