Sekwan Warning Pimpinan DPRD Pinjam Mobnas

  • Whatsapp

Syaifudin: Tidak Boleh Dibawa ke Rumah
Besok, Pelantikan Pimpinan Definitif DPRD Babel

PANGKALPINANG – Meski telah mengambil uang tunjangan transportasi sebesar Rp14.750.000 per bulan, ternyata masih ada saja pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang meminjam mobil operasional kedinasan dewan dalam waktu lama. Tindakan itu telah melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.
Karena itu, Sekretaris DPRD Babel, Syaifudin mengingatkan, pimpinan DPRD yang telah mengambil uang transportasi, untuk tak lagi menggunakan mobil operasional dalam jangka waktu yang lama. Apalagi, sampai menginap di rumah pribadi.
“Mobil operasional bisa dipinjam, tapi sifatnya sementara. Jadi, tidak boleh dibawa ke rumah dalam waktu yang lama,” ujar Syaifudin kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (14/10/2019).
Mobil operasional DPRD Babel yang kerap dipinjam pimpinan dewan itu jenis Fortuner. Padahal seharusnya, mobil ini hanya boleh dipinjam pakai untuk keperluan khusus, seperti menjemput tamu dari pemerintah pusat.
“Jadi gak perlu diingatkan, mereka sudah tahu. Kalau sudah mengambil uang transportasi, tidak bisa lagi mengambil mobil operasional. Dan uang transportasi sudah include dengan gaji dan tunjangan lainnya,” tukas dia.
Untuk informasi, uang tunjangan transportasi bagi seluruh anggota dewan telah diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD. Aturan itu diperkuat lagi dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2017 serta Peraturan Gubernur (Pergub) Babel Nomor 50 tahun 2017.
Dalam aturan itu, pimpinan dan anggota DPRD yang telah mengambil uang tunjangan transportasi dilarang menggunakan kendaraan dinas atau operasional DPRD.
Untuk jabatan Wakil Ketua DPRD Babel, dalam Perda dan Pergub ditetapkan uang transportasi yang didapat sebesar Rp14.750.000 per bulan dimasukan dalam gaji bulanan. Sedangkan anggota biasa Rp13 juta masing-masing per bulannya.

Pelantikan Pimpinan
Sementara itu, persiapan menjelang pelantikan dan pengucapan sumpah/janji jabatan para pimpinan DPRD Provinsi Babel yang akan digelar pada Rabu 16 Oktober besok, sudah mencapai 95 persen.
“Tidak ada masalah, persiapannya saat ini sudah 95 persen,” kata Sekretaris DPRD, Syaifuddin.
Ia menjelaskan, surat keputusan (SK) pelantikan tiga pimpinan DPRD Babel sudah ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo.
“Persiapan kita yang pertama untuk SK itu sudah selesai ditandatangani Pak Menteri dan tinggal diambil oleh Biro Pemerintahan,” ujarnya.
Selain itu disebutkan, pihaknya sudah menyebarkan sekitar 350 undangan kepada para tamu yang telah didata sebelumnya.
“Undangan sudah disebar ke Forkompimda, ketua partai politik, kemudian KPU, Bawaslu, para kepala OPD Pemprov Babel dan instansi terkait lainnya,” sebutnya.
Dengan demikian, Syaifuddin berharap, pelaksanaan pelantikan tiga pimpinan DPRD Babel nantinya dapat berjalan lancar. Pengucapan sumpah dan janji pimpinan DPRD masa jabatan 2019-2024 akan dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung.
“Acaranya jam 09.00 WIB sesuai dengan jadwal Banmus. Jadi mudah-mudahan nanti tidak ada kendala apapun,” harapnya.
Struktur pimpinan DPRD yang akan dilantik esok tidak berubah dari periode sebelumnya, yakni Ketua DPRD Babel dijabat Didit Srigusjaya, Wakil Ketua 1 Hendra Apollo, Wakil Ketua II M. Amin dan Wakil Ketua III Amri Cahyadi yang sebelumnya mengundurkan diri karena ikut Pilkada Bangka digantikan Toni Purnama. (ron/1)

Related posts