Sekolah Tidak Boleh Lagi Angkat Guru Honorer

  • Whatsapp

Mendikbud Apresiasi Bangka Belitung

MUNTOK – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhadjir Effendy mengatakan, saat ini, Peraturan Pemerintah sedang digodok, mengenai bagaimana tata aturan guru pengganti, bukan guru honor.

Keberadaan guru honorer saat ini, kata Mendikbud, mencapai angka 736.000 dari 3.017.000 guru. “Supaya pemerintah menyelesaikan honorer, maka sekolah tidak boleh lagi mengangkat guru honorer,” kata Mendikbud Muhadjir saat Meresmikan USB SMP Muhammadiyah Muntok dan Panti Asuhan KH Ahmad Dahlan Muntok, Bangka Barat, Kamis (31/1/2019).

Pemerintah, lanjut dia, dalam perencanaannya akan menyelesaiakan masalah ini, hingga tahun 2023 secara bertahap. Dengan Undang – Undang ASN, ada 2 tipe pegawai PNS dan PPPK. Untuk guru honorer bisa menempuh salah satu pilihan itu.

Mendikbud menjelaskan, pembangunan yang penting adalah pembangunan sumber daya manusia(SDM) dan infrastruktur. Namun, infrastruktur tanpa SDM yang baik, akan mangkrak dan tidak digunakan dengan baik.

Karena itu, masih kata dia, pemerintah mulai 2019 ini, mengalihkan pembangunan dari Infrastruktur ke SDM untuk menyiapkan tenaga terampil yang mengisi tekno struktur yaitu infrastruktur yang membutuhkan tenaga kerja dari SDM.

Mendikbud memberikan apresiasi kepada Bangka Belitung yang secara nasional merupakan salah satu provinsi terbaik dalam bidang pendidikan, baik dari kompetensi guru, prestasi belajar siswa melalui ujian nasional dan ujian nasional berstandar nasional.

“Di antara wilayah kepulauan, Babel merupakan yang terbaik. Mungkin hal ini terilhami oleh film laskar pelangi yang saat ini, telah di 17 bahasa diterjemahkan,” ungkap Mendikbud.

Ia juga Mengapresiasi Muhammadiyah yang telah menunjukkan reputasi terbaiknya di Bangka Belitung, terutama di bidang pendidikan. Ke depan, Ia berharap Muhammadiyah akan berperan dalam pembangunan di bidang kesehatan dengan mendirikan Rumah Sakit.(rell/3).

Related posts