Sekda Fery: Jabatan Itu Amanah, Bukan Hak

  • Whatsapp

Pelantikan- Sekda Bangka, Fery Insani saat prosesi pelantikan 28 Kepala SD dan Penilik Sekolah, di ruang OR Kantor Bupati Bangka, Kamis (foto: Cepenk)

28 Kepala SD dan Penilik Sekolah Dilantik

SUNGAILIAT – Bupati Bangka, Tarmizi Saat diwakili Sekda Bangka, Fery Insani melantik 28 kepala Sekolah Dasar (SD), Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP), penilik PAUD, penilik kesetaraan, keaksaraan, LKP di Kabupaten Bangka, Kamis (5/1/2017) kemarin di ruang OR Bangka Bermartabat, Kantor Bupati Bangka.

Fery Insani dalam sambutannya dihadapan kepala sekolah dan penilik sekolah yang dilantik bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah, bukan hak bagi seorang pegawai. Untuk itu kata dia, jangan berambisi dan tidak meminta jabatan.

“Selain kompetensi, jaga etika. Kita tidak mau ada di luar terdengar guru kita tidak baik. Kualitas pendidikan harus lebih baik. Orang bertanya seberapa baikkah kualitas pendidikan kita. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) harus dikejar. Bila perlu kita tertinggi di Babel, sekarang masih dibawah Pangkalpinang,” kata Fery.

Baca Lainnya

Pada kesempatan itu, Fery meminta kepada kepala SD dan penilik yang dilantik untuk menjaga marwah yang baik. Ia mengharapkan, kepala sekolah dapat melaksanakan amanah dengan baik untuk peningkatan mutu pendidikan di Bangka.

“Sebagai pejabat di sekolah, jadilah pemimpin leadersip yang baik. Guru tidak hanya mengajarkan, itu gampang, knowledge tapi jauh lebih penting mendidik anak-anak. Disamping memiliki ilmu pendidikan memiliki akhlak baik,”katanya.

“Saya yakin ibu bapak mampu dan menjadikan Kabupaten Bangka lebih baik ke depan. Bekerjalah dengan ikhlas,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangka, Padli, mengatakan, pelantikan kepala sekolah dilakukan karena ada kepala sekolah yang sudah dua periode, ada kepala sekolah yang sudah pensiun dan ada yang diganti untuk memperbaiki sesuatu hal di sekolah tersebut.

“Harapan harus meningkatkan kinerja karena kita pelayan masyarakat. Mengayomi kawan-kawan yang ada di sekolah. Kualitas harus ditingkatkan. Harus sejajar dengan Pangkalpinang,” harapnya.

Untuk Kepala SDN 10 dan SDN 3 Sungailiat yang tetap atau tidak diganti, dijelaskannya karena sekolah rujukan dan inklusi tidak boleh diganti selama tiga tahun.

“Kalau kepala sekolah itu sudah dua periode maka ia diangkat di sekolah kecil dan pinggiran supaya dapat memperbaiki sekolah tersebut,” tambahnya sembari menuturkan 20 tahun kedepan seluruh SD di Bangka harus akreditasi A.

Adapun Kepala SD yang dilantik antara lain Abdul Rahman sebagai Kepala SMPN 3 Bakam, Farlina, Kepala SDN 5 Mendo Barat, Haroila Muhammad Kohar, Kepala SDN 20 Mendo Barat, Jumi Hartini sebagai kepala SD 3 Mendo Barat dan Sakroni sebagai kepala SDN 22 Mendo Barat.

Untuk penilik yang dilantik ada tiga orang yaitu Eva Aprilita, Penilik PAUD Kecamatan Sungailiat, Muntama sebagai penilik kesetaraan, keaksaraan, LKP Kecamatan Riau Silip dan Irwan Syafarudin sebagai penilik kesetaraan, keaksaraan, LKP Kecamatan Sungailiat.(snt/10)

Related posts