Sejumlah Toko Masih Tutup, Warga Kesulitan Cari Kebutuhan

  • Whatsapp

SUNGAILIAT – Karena masih merayakan Imlek 2570, sejumlah toko di Pasar Tradisional Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), masih tutup.

“Sejumlah toko masih di pasar Sungailiat masih tutup karena pemiliknya yang warga Tionghoa masih menikmati perayaan tahun baru Imlek,” kata Kepala UPT Pasar Sungailiat, Sabaruddin di Sungailiat, Babel, kemarin.

Seperti tahun sebelumnya, dua atau tiga hari, kata dia, setelah perayaan tahun aktivitas jual beli di pasar sudah kembali normal.

“Pedagang dari etnis Tionghoa akan kembali beraktivitas menjual barang dagangannya di pasar, setelah selesai perayaan Imlek sekitar 2-3 hari lagi,” jelasnya.

Dia mengatakan, kalaupun ada yang memaksa membuka tokonya hari ini, biasanya hanya dibuka setegah hari dan selanjutnya ditutup.

“Pengunjung pasar Kite Sungailiat pada perayaan Imlek tahun ini dianggap agak sepi dibandingkan tahun sebelumnya karena kondisi ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Menurut Heryanto, salah satu warga Sungailiat, ia kesulitan mencari kebutuhan peralatan mesin parut es karena toko penjualnya masih tutup.

“Saya sudah keliling pasar dari tadi tetapi toko yang menjual barang yang dicari masih tutup, tidak tahu kalau besok mungkin sudah buka,” tandasnya.

Tak hanya di Sungailiat, di Kota Pangkalpinang, sebagian besar Toko yang dimiliki oleh warga keturunan Tionghoa itu, juga masih terlihat tutup.

Dari pantauan mulai dari sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Raya Pangkalpinang – Koba, Jalan Semabung, dan di Pasar Induk Pangkalpinang, toko-toko yang buka hanya sebagian kecil milik warga asli pribumi atau warga melayu.(ant/vip/3).

Related posts