Bangka Selatan

Seharusnya Pilkada sebagai Kontestasi Visi dan Misi

RAKYATPOS.COM, TOBOALI – Pegiat dan Pemerhati Pemilu , Ferry mengatakan, seharusnya Pilkada sebagai kontestasi Visi dan misi, bukan ajang pameran kekuatan uang. Untuk itu, KPU Bangka Selatan (Basel) diawal masa kampanye ini, agar membuka akses seluas- luasnya terkait naskah Visi,  Misi dan program pasangan calon (Paslon) Bupati Wakil Bupati Basel.

Hal itu perlu dilakukan agar masyarakat luas bisa melihat, membaca bahkan menilai seperti apa gambaran pembangunan Basel kedepannya.

Terlebih, kata dia, di media sosial dan Media Daring. Ini sebagai bentuk keterbukaan informasi publik, begitu juga dengan Paslon Bupati dan Wakil Bupati harus serius mengeksplorasi dan sosialisasi visi, misi, program kerja kedepannya seperti apa, sehingga masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup tentang kandidat Bupati dan Wakil Bupati, apa ide, gagasan dan program unggulan yang ditawarkan kemasyarakat.

Bukan hanya sekadar  obral janji dan strategi pecintraan saja, menurutnya, yang dibalut manis asal meraup simpati dan mendulang suara pemilih.

Memang, dikatakan Ferry, ada di website KPU Basel, cuma informasinya minim, dan hanya kalangan tertentu peduli pemilu yang mau mengaskses itu.

Ferry mengkritisi aturan PKPU terkait penayangan iklan kampanye di media cetak, elektronik, media sosial atau media daring yang dibatas waktunya hanya 14 hari sebelum masa tenang.

“Seharusnya disamakan dengan bentuk kampanye di media sosial dan media daring, agar masyarakat bisa mengakses berita tersebut. Apalagi di tengah Pandemi Covid-19 ini,” ujarnya, kemarin.

Masyarakat, ditegaskan Ferry, harus tahu apa visi, misi dan program kandidat kedepannya. Ini harus menjadi perhatian serius masyarakat.

Biasanya, dijelaskan dia, ini dianggap enteng dan sepele oleh masyarakat sebagai pemilih. “Padahal, Pilkada berkualitas itu ketika menghasilkan pemimpin yang bisa membangun daerahnya hingga menjadi sejahtera rakyatnya. Visi , Misi dan program yang ditawarkan oleh pasangan calon itulah yang nanti dituangkan Paslon pemenang Pilkada dalam menyusun RPJMD masa kepemimpinannya,” ungkapnya.

Selanjutnya, masih kata Ferry, RKPD yang merupakan penjabaraan RPJMD sebagaimana tertuang dalam Permendagri No. 86 tahun 2017, Pendekatan politis dilaksanakan dengan menerjemahkan Visi dan Misi kepala daerah terpilih kedalam dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah (RPJMD) yang dibahas bersama DPRD.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top