Satlantas Polres Pangkalpinang Cegat Pengendara, Belasan R2 Diamankan

  • Whatsapp

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Polantas kembali melakukan penindakan terhadap pengendara roda dua (R2) yang menggunakan knalpot brong atau lebih dikenal dengan knalpot racing.

Kali ini, razia yang digelar dikawasan Mako Satlantas Polres Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (4/6/2020) sore yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pangkalpinang, AKP Sriyadi.

Belasan sepeda motor yang terjaring dalam razia ini diamankan oleh Polantas.

Menariknya, sejumlah pengendara berusaha untuk meloloskan diri dengan berputar arah saat dicegat petugas.

Baca Lainnya

Parahnya lagi, dalam razia ini tampak ada seorang pengendara yang nyaris menabrak Polantas untuk menghindar dari razia.

Kasat Lantas Polres Pangkalpinang mengatakan, penindakan terhadap pelanggar lalu lintas ini dilakukan dengan sasaran utama, yakni motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar seperti knalpot brong.

“Mulai saat ini, kita secara tegas akan melakukan penindakan kepada pelanggar lalu lintas, terutama R2 yang memakai knalpot brong. Ini memang sudah meresahkan masyarakat,” tutur AKP Sriyadi ditemui rakyatpos.com, disela-sela razia ini.

Perwira Tiga Balok ini mengungkapkan, pihaknya banyak sekali menerima aduan dari masyarakat yang sudah resah dengan motor dengan knalpot racing ini.

“Apalagi, saat ini masyarakat tengah susah ditengah pandemi Covid. Tapi, kita akan berusaha untuk membantu meringankan beban masyarakat dengan menindak seperti ini,” katanya.

Sriyadi yang pernah menjabat PS. Kasi SIM Subditregident Ditlantas Polda Babel menegaskan bahwa penindakan terhadap pelanggar lalu lintas akan dilaksanakan secara bertahap.

“Saat ini, kita hanya melakukan peneguran. Namun nanti akan kita tilang kedepannya,” tegasnya.

Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat supaya ikut tertib berlalulintas dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas.

Dengan tertib berkendara dan berlalulintas, selain akan menyelamatkan diri sendiri, juga orang lain.

“Kami berharap masyarakat secara bersama-sama dengan kepolisian dan instansi terkait, untuk meringankan beban masyarakat. Caranya, tidak usah menggunakan knalpot brong,” pungkas Kasat Lantas. (bis)

Related posts