by

Satgas Pangan Terus Pantau Harga Barang Pokok

Bupati Beserta rombombongan meninjau Pasar Lipat Kajang Manggar, guna mengetahui harga kebutuhan pokok, Jumat (8/6/2018).(foto: dny).

Harga Barang di Beltim Masih Stabil

MANGGAR – Satu minggu jelang Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah, mayoritas harga barang kebutuhan pokok di Kabupaten Belitung Timur masih relatif stabil. Beberapa barang memang mengalami fluktuasi, namun masih dalam batas kewajaran.

Dari hasil pemantauan di Pasar Lipat Kajang Manggar, Jum’at (8/6/2018) Pagi, Tim Monitoring Harga Kabupaten Beltim mencatat kenaikan harga Rp 1.000 terjadi pada tepung terigu yang naik dari Rp 8.000 perkilonya menjadi Rp 9.000, dan minyak goreng dari Rp 12.000 menjadi Rp 13.000.

Untuk sayur mayur lokal juga mengalami kenaikan. Sawi manis dari Rp 15 ribu naik menjadi Rp 30 ribu, mentimun dari Rp 7 ribu menjadi Rp 15 ribu, dan cabai rawit Belitung dari Rp 50 ribu menjadi Rp 80 ribu.

Sementara itu, harga daging sapi masih berkisar antara Rp 120 ribu hingga Rp 135 ribu, daging ayam negeri Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu. Sedangkan untuk ikan malah mengalami penurunan.
Bupati Beltim, Yuslih Ihza yang turun langsung dalam pemantauan tersebut mengatakan, kenaikan harga yang terjadi masih belum terlalu signifikan. Ia menilai kenaikan itu masih biasa ditolerir.

“Kita melihat memang ada fluktuasi harga, tapi dak signifikan. Dibanding dengan harga saat kita turun minggu lalu, kenaikan harga Rp 1 ribu atau Rp 2 ribu,” ungkap Yuslih kepada wartawan.

Yuslih menekankan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Beltim setiap hari akan terus memantau harga barang pokok. Jika sewaktu-waktu harga meningkat drastis atau kelangkaan terjadi tim akan turun ke lapangan untuk menyelidiki.

“Satgas Pangan kita akan pantau terus. Kita berharap kondisi ini akan terjadi hingga satu hari jelang lebaran,” harap Yuslih.

Di kesempatan yang sama, Wakapolres Beltim, Kompol. Jimmy Kurniawan mengatakan, Polres Beltim berencana untuk mendatangkan daging sapi untuk menambah stok dan menekan harga daging sapi. Namun ditekankannya, kepastian harus menunggu hasil koordinasi dengan Kapolres.

“Ini masih rencana, nanti kita koordiansi dulu dengan Kapolres. Kalau saya belum bisa memutuskan, mudah-mudahan nanti bisa, untuk nambah stok daging di masyarakat,” kata Jimmy.

Untuk rencana jumlah dan waktu penjualan daging yang akan didatangkan, Perwira yang baru satu minggu menjabat di Polres Beltim itu menekankan masih akan melihat animo masyarakat.
“Kita kan belum tau gimana posisinya. Kalau tinggi minatnya kita siap bantu,” jelas Jimmy. (dny/3)

Comment

BERITA TERBARU