Santri Bergejala Demam Berstatus PDP

  • Whatsapp
Boy Yandra, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid 19 Kabupaten Bangka

*Diisolasi di RSUD Sungailiat

SUNGAILIAT – A (18) Santri warga Asal Kelurahan Matras ditetapkan tim medis RSUD Depati Bahrin Sungailiat berstatus PDP setelah dilakukan pemeriksaan. Saat ini, A harus menjalani perawatan di ruang Isolasi RSUD.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid 19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra Selasa sore (21/4/2020) kemarin membenarkan informasi mengenai warga Matras yang dijemput tim medis Puskesmas Sungailiat ke rumahnya Selasa pagi. Pasien tersebut diketahui baru datang dari Palembang – Sumatera Selatan.
“A memiliki gejala demam panas. Dan saat ini dirawat di RSUD Depati Bahrin sebagai PDP,”jelas Boy.
Dikatakannya, A sudah dilakukan rapid test dan hasil non reaktif namun sudah dilakukan swab untuk diketahui hasilnya nanti.
“Sudah di rapid test hasilnya non reaktif. Tapi sudah dilakukan swab dan kita menunggu hasilnya”ujar Boy Yandra dalam voice rilisnya.
Menurut Boy, saat ini pihak Puskesmas sedang gencar melakukan pengecekan warga pendatang yang masuk ke wilayah Kabupaten Bangka.
“Kalau ada warga pendatang yang tidak sehat laporkan ke RT dan dari RT akan melanjutkan laporan ke Puskesmas. Nanti ada tim dari Puskesmas yang didampingi Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah/Kades, Kadus, kaling dan RT mengecek ke lokasi,”ujar Boy.
Boy menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan komentar buruk tentang pasien dan keluarga pasien karena dapat mempengaruhi psikologi. Selain itu pasien berstatus ODP, PDP dan OTG belum dipastikan sebagai pasien positif Covid 19.
“Masyarakat jangan memberikan opini yang tidak bagus kepada teman dan sahabat. Berilah motivasi yang bagus biar pasien tidak banyak pikir yang dapat mempengaruhi penurunan psikologi. Tidak boleh mengasingkan orang atau keluarganya, dan berilah mereka motivasi agar pasien cepat pulih. ODP, PDP dan OTG belum tentu positif jadi masyarakat tidak usah takut,”tukas Boy Yandra.(2nd)

Related posts