Santoso Resedivis Pencurian, Ditahan

  • Whatsapp
Ratusan warga tampak saat hendak mengepung Santoso yang bersembunyi di loteng rumah Ajon, Rabu sore. Lelaki itu nyaris dihakimi massa, setelah diam-diam masuk ke rumah dan toko Ajon. Kini Santoso ditahan dan diproses hukum. (Foto: IST/Zuesty Novianti)

Dijerat Pasal 362 KUHP

SUNGAILIAT – Pria yang diduga melakukan percobaan pencurian di toko milik Jonnie alias Ajon (37) warga Desa Pagarawan, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, akhirnya ditahan di sel tahanan Mapolres Bangka. Sebelumnya pria yang bernama Santoso (20) itu ketahuan masuk rumah warga pada Rabu sore (22/11/2017), dan sembunyi di loteng kemudian diamankan pihak kepolisian bersama warga setempat.
Kabag Ops Polres Bangka, Kompol S. Sophian menjelaskan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Toko Marzuki Dusun 03 KM 8 Desa Pagarawan. Pelaku terbilang masih muda warga Jalan Mayor Syafrie Rachman, Kelurahan Koba Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah.
Kronologis penangkapan Santos?o kata Kabag Ops, berawal dari laporan pemilik toko itu, yakni Ajon kepada Bhabinkamtibmas Desa Pagarawan. Dari informasi tersebut kemudian anggota Polsek Merawang melakukan penyelidikan di TKP. Dan sekitar pukul 17.00 WIB anggota Polsek Merawang berhasil mengamankan 1 orang pelaku di dalam Toko Marzuki.
“Selanjutnya pelaku langsung diamankan di Polres Bangka. Analisa kita dari keterangan pelaku bahwa benar pelaku melakukan percobaan pencurian. Pelaku merupakan resedivis kasus pencurian dan akan dikenakan sesuai Pasal 362 jo pasal 53 KUHPidana,” jelas Sophian.
Dari tangan pelaku diamankan? barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha RX King warna hitam tanpa nomor polisi.? Santoso hendak mencuri diduga karena kebutuhan ekonomi, namun sekarang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya ke pihak berwajib.
Diberitakan kemarin, Santoso sempat dikepung ratusan warga Dusun Pal 9, Desa Pagarawan saat bersembunyi di loteng rumah Ajon. Lelaki ini nyaris dihakimi massa, setelah diam-diam masuk ke rumah warga dan kepergok pemilik rumah.
Kejadian yang menghebohkan ini, hingga malam sempat membuat arus jalan raya Pangkalpinang-Sungailiat, macet. Sebab, warga berbondong-bondong mendatangi lokasi yang berada di pinggir jalan dan siap-siap menghajar pelaku. Beruntung, setelah dua jam dilakukan evakuasi, pelaku langsung dilarikan ke Mapolres Bangka untuk menghindari amukan warga.
Pelaku awalnya disebut-sebut berjumlah 2 orang, berencana mencuri di rumah pribadi milik Ajon warga setempat. Rumah ini sekaligus terdapat toko sembako di sebelahnya. Lokasi rumah tidak jauh dari simpang tiga menuju Universitas Bangka Belitung (UBB) Desa Balun Ijuk dan dimasuki salah satu pelaku.
Tapi naas, pemilik rumah mengetahui ada tamu tak diundang yang bersembunyi di loteng rumahnya. Sontak kejadian ini langsung membuat rumah warga tersebut ramai dipadati warga dan pengguna jalan.
“Pelakunya dua orang, satu sudah tertangkap,” kata salah satu warga yang sedang melintas di lokasi kejadian, Nopri.
Ajon kemudian melapor kepada Bhabinkamtibmas Desa Pagarawan. Dari informasi tersebut anggota gabungan Unit Resintel Polsek Merawang dan Bhabinkamtibmas Desa Pagarawan dipimpin PS. Kanit Intel Polsek Brigadir Alan Topani langsung melakukan penyergapan di TKP. Selanjutnya pelaku yang mengenakan baju kaos biru tua langsung diamankan dan dibawa ke Polres Bangka.
Kepala Desa Pagarawan, Ahmad Zainudin membenarkan ada kejadian ini. Menurutnya, sekitar pukul 17.00 WIB ia ditelpon warga yang menyampaikan informasi adanya pencurian. Setelah mendatangi rumah dan toko yang dimaksud bersama polisi serta warga, kemudian dilakukan pengecekan. Saat itu lah diketahui ada orang tak dikenal berada di dalam rumah warga.
“Pas kami cek pelaku yang awalnya di loteng kemudian ditemukan di ruko sebelah rumah. Pelakunya sendiri, yang kemudian diamankan langsung pihak kepolisian. Sekitar 2 jam lah kami berhasil mengamankannya,” kata Ahmad Zainudin.
Beruntung pelaku warga Koba, ini selamat dari amukan massa. Lalu, setelah itu langsung dilarikan dari TKP. (2nd/1)

Related posts