by

Samsir Pertanyakan Penambahan Penduduk Hanya 4 Jiwa

Penurunan Jumlah Rumah Tidak Masuk Logika

Samsir

TOBOALI – Penyampaian laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati Basel terjadi keterlambatan penyampaian kurang lebih 1 minggu dari limit waktu yang ditetapkan sesuai PP No 3 tahun 2007 paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir.

LKPJ ini merupakan laporan realisasi setiap SKPD baik realisasi pendapatan daerah maupun realisasi belanja daerah. DPRD dalam hal ini melakukan fungsi pengawasan dengan menganalisa LKPJ tentang penyebab terjadinya rendahnya realisasi.

Selain itu, DPRD akan memberikan solusi berupa rekomendasi untuk perbaikan LKPJ tersebut sebagai dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan ke depan khususnya dalam hal merealisasikan APBD mendatang.

Demikian dikatakan Anggota DPRD Basel, Samsir kepada wartawan Rabu (11/4/2018).

Ia menyebutkan, secara umum mengapresiasi adanya peningkatan realisasi APBD baik di sektor Pendapatan Daerah maupun dalam realisasi Belanja.

“Ada peningkatan realisasi belanja diangka 85 % dibandingkan realisasi tahun 2016 sebesar 80 %. Dan untuk imbasnya terhadap penyelenggaraan pemerintah dari data makro memang terdapat peningkatan laju pertumbuhan ekonomi walaupun ada perlambatan, laju pertumbuhan Bangka Selatan tanpa migas pada tahun 2016 di angka 4,19 % mengalami peningkatan sebesar 0,12 % dibandingkan tahun 2015,” jelas Samsir.

Sementara, ada penurunan di sejumlah sektor seperti sektor pertanian turun sebesar 3,28 %, sektor pengadaan air, pengelolaan sampah limbah dan daur ulang turun sebesar 10,30 %, Jasa asuransi turun sebesar 1,05 %, jasa perusahaan turun sebesar 1,75 %, jasa kesehatan dan kegiatan sosial 2,54 %.

“Namun ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dari kami sebagai bentuk hal yang perlu diklarifikasi dan dijelaskan pada saat pembahasan nanti yaitu penyajian data pada gambaran umum kondisi demografis daerah seperti data jumlah penduduk per kecamatan ada penambahan penduduk selama 1 tahun hanya bertambah sebanyak 4 jiwa, tetapi penambahan kepala keluarga sebanyak 3.980 jiwa (berdasarkan perbandingan dengan data pada LKPJ tahun 2016 ),” ungkapnya.

Menurut politisi PKS ini, angka pertambahan penduduk ini suatu hal yang tidak masuk akal. Selain itu, penyajian data pada kondisi umum demografis daerah pada jumlah rumah ber-IMB Dimana data yang ditampilkan menunjukkan penurunan jumlah rumah di 3 kecamatan ( kecamatan toboali, kecamatan lepar Pongok dan kecamatan tukak sadai ).

“Di kecamatan Toboali terjadi penurunan jumlah rumah sebanyak 345 rumah, di kecamatan Lepar pongok terjadi penurunan jumlah rumah sebanyak 45 rumah dan di kecamatan Tukak Sadai Terjadi Penurunan jumlah rumah sebanyak 197 rumah ( dibandingkan dengan data yg ada di LKPJ tahun 2016 ). Ini suatu hal juga tidak masuk logika. DPRD tidak bisa membahas secara detail dan rinci dalam hal capaian kinerja yang berpedoman ke out UPT, outcome, benefit dan impact, karena tidak semua indikator kinerja dicantumkan pada lampiran pertanggungjawaban ini, mohon pada saat pembahasan dilengkapi data kinerja yang ada pada LAKIP,” pinta Samsir.

DPRD Basel juga memohon agar Pemkab Basel menyampaikan hasil evaluasi capaian kinerja berupa besaran target urusan yang tercapai di tahun 2017 pada proses pembahasannya nanti. (raw/3)

Comment

BERITA TERBARU