Samsir: Kita Dukung adanya Pembatasan Dinas Luar

  • Whatsapp

TOBOALI – Sekretaris Komisi I DRPD Bangka Selatan Samsir mendukung salah satu poin penting pidato Presiden RI tentang wacana pembatasan terhadap dinas luar sangat baik. Di sisi lain, kata Samsir selama ini memang sulit untuk mengukur kinerja para anggota DPRD secara kelembagaan. Karena yang menjadi tolak ukur kinerja hanya pada fungsi pembuatan Perda pada alat kelengkapan DPRD Badan Pembentukan Peraturan daerah, sedangkan untuk fungsi pengawasan dan fungsi budgeting agak sulit mengukur tingkat kinerja.

Demikian dikatakannya kepada wartawan Senin (19/8/2019). “Tetapi untuk kinerja secara individu seberapa jauh anggota DPRD bisa menyuarakan dan menyampaikan aspirasi masyarakat dan mengenai dinas luar kita sepakat dengan pidato Presiden agar dilakukan dengan selektif sesuai dengan kebutuhan,” ujar politisi PKS ini.
Meski begitu, kata Samsir, ada salah penafsiran tentang uang kunjungan dengan uang kerja. “Sekarang ditafsirkan dinas luar berdasarkan hari kunjungan, sehingga mesti keluar daerah. Seharusnya yang dibayarkan itu uang kerja termasuk ke lapangan. Yang membedakannya adalah biaya untuk berangkat ke lokasi kerjanya selain ke Kantor DPRD,” ujarnya.

Menurutnya, kalau uang kerja yang diberlakukan, maka akan terjadi efesiensi, dimana tidak perlu biaya pesawat dan biaya hotel yang memerlukan biaya tinggi fungsi kontrol bersifat ke internal, kecuali dalam hal penyusunan peraturan daerah yang diperlukan studi banding dan konsultasi, hal tertentu yang berhubungan dengan hal teknis.

“Kita mendukung adanya pembatasan dinas luar dengan dilakukan selektif dan disesuaikan dengan permasalahan yang ditangani perlu diambil kebijakan secara cepat. Artinya, berbasis kinerjalah bukan karena hanya untuk mencari Pendapatan Asli DPRD (PAD),” pungkasnya.

Sebelumnya, pada Pidato Kenegaraan Presiden RI menyinggung anggota DPR dapat menghemat biaya kunjungan kerja tidak harus melakukan kunjungan langsung, tetapi bisa mengunakan smartphone. Pidato Presiden RI inipun didukung oleh Ketua DPRD Basel Sipioni. (raw/3)

Related posts