Samsir Harapkan Ada Rieview Reposisi ASN

  • Whatsapp

TOBOALI – Anggota DPRD Bangka Selatan (Basel) Samsir mengungkapkan kepemimpinan Justiar – Riza sudah melewati 1 tahun.

Menurutnya, secara adil keberhasilan kepemimpinan seseorang hanya bisa dinilai setelah menyelesaikan periode kepemimpinannya yang tercermin dalam capaian indikator makro dan indikator mikro suatu daerah dalam frame capaian indeks pembangunan manusia.

Hal itu terdiri dari 3 indikator indeks kesehatan, indeks pendidikan dan indeks daya beli. Penilaian capaian target pemimpin Justiar – Riza dalam 1 tahun terakhir dapat dilihat dari laporan keterangan pertanggungjawaban akhir tahun.

Hanya saja laporan belum dilakukan karena LKPJ akhir tahun baru akan disampaikan 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir.

“Kalau parameter yang diambil adalah dalam sudut perencanaan saya katakan kepemimpinan pasangan juara sudah dapat menghasilkan rencana pembangunan 5 tahun yang sangat baik dalam hal untuk mencapai visi dan misi yang dicanangkan. Rencana jangka menengah daerah Basel tahun 2016 – 2021 merupakan dokumen perencanaan yang terarah dan terukur untuk mencapai Basel yang mandiri maju sejahtera dan derdaya saing dan berhasil tidaknya 4 tahun sisa kepemimpinan dalam mewujudkan hal tersebut sangat tergantung pada kualitas dari sumber daya manusianya,” paparnya dalam rilis kepada wartawan Senin (20/2/2017).

Politisi PKS ini, menyebutkan, dari sektor pembangunan berbasis kewilayahan tahun pertama, program pengadaan lahan di kawasan ekonomi strategis Sadai dari 2000 hektar yang disiapkan walaupun baru terealisasi 15 – 20 % bisa dikatakan sesuai target walaupun terdapat sedikit masalah dan gesekan dengan masyarakat setempat.

“Dari sisi menumbuhkan embrio daerah tujuan wisata cukup berhasil dengan secara kasat mata terdapat kenaikan jumlah kunjungan ke Basel sebagai efek dari Toboali City on Fire walaupun secara data belum ada ini bisa dilihat dari frekuensi kunjungan wisatawan lokal ke pulau Kelapan untuk snorkling dan diving. Terbukti juga bahwa tahun ini, kegiatan tersebut masuk kalender wisata nasional walaupun baru akan diimbangi dengan pembangunan Sapras estimasi wisatanya,” ungkap Samsir.

Sementara, dari sisi investasi adanya kemungkinan akan hadirnya investasi di sektor pariwisata dan sarana dan prasarana perhubungan dan listrik untuk melakukan penjajagan pada tahun 2017 ini, merupakan keberhasilan Bangka Selatan dalam mempromosikan potensi Basel ke dalam maupun keluar negeri dalam bentuk penanaman modal asing (PMA).

“Dari sisi pengelolaan pemerintahan hasil penilaian kinerja pemerintah berhasil menaikkan peringkat dari 316 menjadi peringkat 163 dari seluruh kabupaten /kota yang ada di Indonesia. Dari sisi pengelolaan keuangan berhasil menaikkan opini BPK dari DISCLAIMER menjadi wajar dengan pengecualian,” ujarnya.

Samsir juga menyinggung, di samping keberhasilan tersebut, ada beberapa persoalan yang belum bisa dicapai, bahkan menjadi penilaian buruk di mata masyarakat. Persoalan ini juga menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi kepemimpinan juara.

“Persoalan reformasi birokrasi khususnya dalam proses reposisi pegawai ASN di Basel yang berpotensi akan menimbulkan konflik internal, berimbas kepada tidak solidnya pemerintah dalam frame teamwork. Hal ini bisa dilihat pada proses reposisi ASN tersebut yang belum menempatkan ASN berdasarkan systim merit, dimana reformasi birokrasi dilakukan berdasarkan skill, dasar ilmu dan pengetahuan, kapabilitas, kinerja dan akuntabilitas, dan bukan berdasarkan suku, ras, dan agama. Tetapi, masih ditemukan aroma reposisi berdasarkan like and dislike,” beber Samsir.

Samsir mengharapkan ada rieview terhadap reposisi ASN tersebut, berdasarkan sistem merit berdasarkan hasil assesment dengan berdasar hasil analisa beban kerja dan analisa jabatan.

Selain itu, reposisi merujuk pada penempatan ASN yang tepat the right man on the right place. “Ini menjadi pekerjaan rumah penting yang harus dikerjakan, mengingat dengan reformasi birokrasi tepat dapat menghasilkan ASN yang baik dan dapat melaksanakan RPJMD untuk mewujudkan visi dan misi 5 tahun ke depan,” pungkasnya. (raw/3).

Related posts