HEADLINES

Sambut Hari Santri Nasional 2020, PCNU Basel Ziarah ke Makam Auliya & Masyayikh

 

Foto bersama Penggurus PCNU Basel dan MWC NU di Makam Syeikh Syarif Abdul Rasheed Desa Bangka Kota

RAKYATPOS.COM, TOBOALI –  Menyambut Hari Santri Nasioanal (HSN) tahun 2020, Jajaran Pengurus PCNU Basel, Pengurus MWC NU Se-Basel serta para santri Pondok Pesantren Tarbiyatul Mub’tadiin melakukan ziarah ke makam Auliya dan Masyayikh di kabupaten Bangka Selatan selama tiga hari mulai 9 – 11 Okt 2020.

 

Kegiatan diawalin ziarah ke makamnya Almarhum KH. Arifin (Toboali) dan Ustd Ma’ruf (Desa Rias), lalu dilanjutkan ke Kecamatan Payung yaitu makam Krio Panting dan Kecamatan, Simpang Rimba yaitu Syeikh Syarif Abdul Rasheed (Ki antak) Desa Bangka Kota. Sementara rencana ke makam Syeikh Jati Sari di perbatasan Desa Malik dan Desa Bangka Kota ini batal dilakukan karena kondisi jalan yang kurang bagus.

 

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Bangka Selatan, KH. Salahudin Al Ayubi menyampakan kegiatan kali ini adalah untuk mengharapkan barokah Nahdlatul Ulama. Selain itu, dengan ziarah auliya dan masyayikh ini NU Basel terus kompak begerak menjama’ahkan jam’iyyah dan menjam’iyyahkan jama’ah.

Sementara itu ketua kegiatan Hari Santri Nasional tahun 2020 Basel, Ustd. Fadilah Hasan. S.Pd.I, mengatakan bahwa tradisi menziarahi makam ulama, Auliya, masyayikh di kalangan warga NU sangat kental dan mendarah daging, melalui tradisi ziarah. Penziarah diingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah fana. Disamping sebagai mengingat, tradasi ziarah makam sebagai salah satu cara menghormati para pendahulu dan mengenang sejarah para wali dalam berjuang dan menyebarkan agama islam.

 

Sedangkan Ketua Tim rombongan Ziarah, Ferry, ST menambahkan  kegiatan ini sangat baik dan perlu dikembangkan. Apalagi PC NU membawa rombongan anak-anak santri dan  generasi muda Nu Basel yang diharapkan dapat menanamkan jiwa ideologi, menumbuhkan kedekatan serta merawat tradisi ziarah ini. Kemudian Ferry melihat i sisi lain yaitu  potensi desa wisata religi.

 

“Setelah saya ke beberapa makam para Auliya dan masyayikh ini potensi menjadi desa wisata religi kalau dikemas dengan baik, tentu perlu ada perbaikan sarana dan prasarana jalan serta bangunan sekitar makam,’ pungkasnya. (raw)

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

ads






To Top