Sako SPN Ranting Pangkal Balam Resmi Terbentuk

  • Whatsapp
Peserta pembentukan Sako SPN Ranting Pangkal Balam antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Pantai Mangkalok, Selasa (5/2/2019). (foto: istimewa) 

SUNGAILIAT- Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) Ranting Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang, resmi terbentuk, Selasa (5/2/2019) bertempat di Bumi Perkemahan Pantai Mangkalok, Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat,  Kabupaten Bangka.

Sako SPN adalah satu-satunya gerakan pramuka yang unik berbasis masjid dan pesantren yang sangat penting dalam pembentukan karakter serta peduli membangun karakter bangsa.

Berbeda halnya dengan kegiatan kepramukaan pada umumnya. Sako SPN dalam kegiatannya menanamkan nilai-nilai keagamaan untuk mewujudkan generasi unggul yang memiliki tri sukses generus, yakni faham terhadap ilmu agama, berakhlakul karimah, dan mandiri.

Kegiatan pembentukan Sako SPN ini diawali dengan materi dasar kepramukaan seperti mendirikan tenda, mengenal sandi, sampai cara menyampaikan ilmu agama yang dikemas dengan konsep pramuka.

Sebanyak 45 peserta ikut serta dalam kegiatan tersebut yang berasal dari Remaja Masjid Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Pangkal Balam.

Kendati cuaca kurang mendukung karena hujan deras tak kunjung reda, tetapi tidak mengurangi kesemangatan peserta dan Kakak-kakak Pembina dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

Namun ketika akan memasuki agenda akhir, kegiatan terpaksa harus dihentikan karena salah satu Kakak Pembina tersambar petir walaupun tidak mengakibatkan luka serius.

“Rasanya seperti kesetrum terus didorong dari belakang. Tapi gak papa ini nanti jadi cerita perjuangan mendirikan Sako SPN,” tutur Andien.

Kakak-kakak pembina dalam kegiatan pembentukan Sako SPN Ranting Pangkal Balam sekaligus mengawali kegiatan perdana, Selasa (5/2/2019) di Bumi Perkemahan Pantai Mangkalok, Bangka.(foto: istimewa)

Ketua pelaksana kegiatan, Burhan mengatakan pembentukan Sako SPN yang diselenggarakan oleh PC LDII Pangkal Balam ini diharapkan nantinya akan menjadi pionir terbentuknya Sako SPN se-Babel. “Dan kita, akan jadi pilot project Sako SPN se-Babel,” ucapnya optimis.

Selain itu, menurut Burhan, Sako SPN di bawah naungan LDII sengaja dibentuk guna mengemas kegiatan dakwah dalam bentuk kepramukaan.

“Bukan hanya materi pramuka umum yang disampaikan tapi lebih banyak agamanya seperti progam pramuka hafidz, pramuka anak sholih, dan lain-lain. Hal ini lah yang membedakan pramuka umum dengan pramuka Sako SPN,” tegas Burhan. (rls)

Related posts