Saka Kalpataru Tanam Ratusan Pohon Jambu Ubak

  • Whatsapp
Perhimpunan Pramuka yang tergabung dalam Satuan Karya Kalpataru menanam ratusan pohon jambu ubak di tepian Sungai Upang, Desa Tanah Bawah, Bangka, Minggu (12/1/2020). (foto: riski)

PUDING BESAR – Perhimpunan Pramuka yang tergabung dalam Satuan Karya (Saka) Kalpataru melaksanakan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) di tepian Sungai Upang, Desa Tanah Bawah, Minggu (12/1/2020).

Perkemahan yang dilaksanakan dari tanggal 11 hingga 12 Januari tersebut, sekaligus rangkaian dari peringatan Gerakan Sejuta Pohon Dunia dan Hari Lingkunhan Hidup Indonesia.

Read More

Disamping melakukan perkemahan, dilakukan juga edukasi dan pelestarian lingkungan dalam bentuk penanaman ratusan pohon jambu ubak di tepian Sungai Upang. Penanaman tersebut, merupakan salah satu bentuk aksi nyata dalam menjaga dan merawat ekosistem khususnya tepian Sungai Upang.

Ketua Saka Kalpataru, Yuli Tulistianto mengungkapkan, persami tersebut terasa spesial, karena bertepatan dengan rangkaian kegiatan peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon dan Lingkungan Hidup Indonesia.

“Memang kegiatan penanaman ini sesuai dengan tugas dari Saka Kalpataru yang berupaya untuk melakukan konservasi lingkunan dan merupakan agenda rutin bulanan. Jadi, kita sandingkan saja antara perkemahan sabtu minggu dengan gerakan menanam sejuta pohon dunia,” ungkapnya.

Ia menambahkan, berbagai materi terkait pelestarian lingkungan diberikan bagi para peserta dalam aksi tersebut. Bahkan hadir juga salah satu peraih penghargaan kalpataru pada tahun 2015 yaitu Dian Rossana Anggraini dan turut memberikan edukasi serta motivasi kepada peserta kemah.

Pamong Saka Kalpataru, Imam Sasmito mengungkapkan, perkemahan kali ini diikuti oleh 72 peserta yang berasal dari anggota Saka Kalpataru, Saka Bayangkara, Bangka Flora Society, dan Salam Upang.

“Seluruh peserta melakukan perkemahan dan penanaman pohon ditepaian Sungai Upang untuk menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Salah satu peserta perkemahan, Eliya merasa senang dapat mengikuti perkemahan kali ini. Menurutnya, disamping menambah pertemanan, juga meningkatkan wawasan khususnya terhadap lingkungan. Para peserta juga berkesempatan untuk memyusuri sungai menggunakan perahu dan menikmati keindahan Sungai Upang.

“Disini kami mendapatkan pembelajaran dari pemateri yang sangat berkompeten sehingga bisa meningkatkan pengetahuan kami tentang alam seperti berbagai macam jenis pohon beserta karakteristiknya dan bagaimana cara melestarikan lingkungan kita,” ungkap siswi SMAN 1 Pemali tersebut. (mla/3)

Related posts