Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Sadis! Begini Adegan Demi Adegan Yahya Menghabisi Nyawa Ayu Carla

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG - Rekonstruksi kasus pembunuhan Ayu Carla (29) yang mayatnya ditemukan di dalam karung digelar Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang di Penginapan Oyo Dewi Residence II, Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Tamansari, Kamis (28/1/2021).

Reka ulang kasus ini menyedot perhatian ratusan warga yang memadati lokasi kejadian, termasuk keluarga korban. Ita, kakak korban, bahkan sempat berupaya menghakimi tersangka Abdullah Yahya (31). Dia mencoba masuk ke dalam mobil tahanan yang mengangkut tersangka. Beruntung, polisi mampu mengamankan situasi.

"Kami ingin pelaku di hukum seumur hidup!! Kami percaya Ayu tidak memberikan tasnya kepada pelaku, pelaku merampas secara  paksa," kata Ita, sambil menangis.

Selanjutnya, tersangka Yahya yang mengenakan peci hitam dan baju tahanan ini digiring petugas untuk memperagakan adegan  demi adegan di dalam kamar penginapan. Dalam rekonstruksi ini pihak kepolisian menghadirkan empat saksi, sedangkan korban  diperankan oleh pemeran pengganti. Turut memantau jalannya rekonstruksi dua Jaksa dari Kejaksaan Negeri Pangkalpinang.

Pantauan Rakyat Pos, tersangka memperagakan sebanyak 48 adegan. Awalnya, pada Senin 9 November 2020 sekitar pukul 19.00 Wib mencari kontak perempuan melalui aplikasi Michat dan akhirnya, Yahya mendapatkan nomor kontak korban.

Yahya dan korban kemudian berjanji untuk bertemu pada keesokan harinya Selasa 10 November 2020 di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tergambarkan pada adegan ke-1, sekira pukul 17.45 pelaku dan korban tiba di TKP dan langsung menuju kamar nomor 11.

Pada adegan ke-3 dan 4, korban meminta tolong kepada Yahya untuk membawakan tas milik korban, namun diketahui pelaku tidak langsung mengantar tas tersebut kepada korban. Yahya mengambil HP milik korban yang tersimpan di dalam tas.

Pemicu pembunuhan yang dilakukan Yahya (31) warga Padamaran Timur, Ogan Komering Ilir ini, tergambarkan dalam adegan ke-8  dan 9, dimana ketika korban menanyakan HP miliknya, lalu dijawab oleh Yahya sudah dijual. Selanjutnya adegan 10, karena HP korban tidak dikembalikan oleh pelaku, korban berteriak minta minta tolong sebanyak 2 kali.

Merasa panik pada adegan 11,12,13 dan 14, Yahya terlihat menghabisi korban dengan cara membekap wajah korban dengan sekuat tenaga pelaku, dengan bantal berwarna hitam.Tidak cukup membekap, di adegan ke-15, Yahya juga menekan lututnya ke bagian  dada korban selama kurang lebih lima menit.

Setelah memastikan korban meninggal, di adegan ke-19, Yahya mengangkat tubuh korban dan membuang ke halaman belakang melalui jendela kamar. Di adegan ke-38, Yahya pergi ke kamar untuk mencari tali namun pelaku tidak menemukan tali, lalu pelaku mengambil 1 karung ukuran besar warna putih dan 2 ukuran kecil.

Di adegan ke-41,42 dan 43, Yahya membungkus korban dan menyeret tubuh korban melalui jalan lorong kamar nomor 11 untuk menaikkan jenazah ke atas motor Jupiter MX yang terparkir di depan kamar. Terlihat di adegan 45, 46 dan 47 pelaku gagal  mengangkat jenazah. Merasa kelelahan Yahya kembali menyeret korban ke belakang halaman kamar nomor 11 dan selanjutnya Yahya meninggalkan korban.

Sementara, Kaur Bin OPS (KBO) Sat Reskrim Polres Pangkalpinang Ipda Imam Setiawan, ditemui usai rekonstruksi mengatakan rekonstruksi berjalan aman dan lancar. Menurutnya, berkas perkara akan segera dirampungkan untuk kemudian dilimpahkan ke kejaksaan.

"Walau ada hujan, 48 adegan rekonstruksi kasus pencurian kekerasan yang mengakibatkan pembunuhan berlangsung lancar, tadi digambarkan korban tewas pada adegan 13 sampai dengan 17 , untuk proses selanjutnya kita akan limpahkan ke kejaksaan," tutup Imam Setiawan. (unt)

Diatas Footer
Light Dark