Sabu 1,8 Kg Gagal Beredar !

  • Whatsapp
BB Sabu- Inilah barang bukti sabu-sabu seberat 1,8 kg berikut tas merah dan ponsel yang diamankan tim gabungan BNNP Babel serta BNNK Pangkalpinang dari tangan bandar sabu, Bebek, Sabtu (13/10/2019). (foto: Istimewa)

Bebek, Bandar Sabu Pangkalpinang Ditangkap
Diduga Baru Dua Ons Terjual

PANGKALPINANG – Tim gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BNNP Babel) dan BNN Kota Pangkalpinang kembali mengukir prestasi. Dalam penindakan yang dilakukan Sabtu (12/10/2019), tim itu berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,8 kilogram di Kota Pangkalpinang.

Barang bukti sebanyak itu sukses diamankan tim yang dipimpin Kepala BNN Kota Pangkalpinang, AKBP Ikclas Gunawan dan Kabid Brantas BNNP Babel AKBP Nur Iswanto dari tangan bandar besar sabu-sabu, Zainal Abidin alias Nanda alias Bebek warga Jalan Ratna RT. 001 RW. 001 Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Sabtu sekira pukul 16.30 Wib.

Kepala BNN Kota Pangkalpinang AKBP Ikchlas Gunawan mengatakan, terungkapnya kasus kepemilikan sabu-sabu ini berawal dari informasi warga yang mengeluhkan bahwa daerah tersebut sering terjadi transaksi narkoba.

“Kami langsung melakukan pendalaman terhadap informasi tersebut dengan mengirimkan tim gabungan untuk melakukan penyelidikan dan hasilnya pada pukul 16.30 kami mengamankan Zainal Abidin alias Nanda alias Bebek, berikut barang bukti,” jelasnya.

Diketahui serbuk putih haram tersebut disimpan pelaku di dalam tas warna merah sebanyak 18 bungkus, dengan berat total kurang lebih 1,8 kg. “Selain sabu-sabu, barang bukti lainnya yang turut kami amankan berupa 1 unit handphone Nokia warna biru, 1 unit motor Honda Vario,” ungkap Ikchlas.

Dari introgasi awal terhadap Bebek, ia mengaku mengambil sabu-sabu senilai Rp1 miliar lebih itu dari kurir saat transaksi di Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka. Ia mengambilnya dengan motor Vario yang kini diamankan polisi.

Dalam video penangkapan yang viral dikalngan wartawan, tim gabungan sempat menggeledah kediaman Bebek. Terlihat juga seorang perempuan ikut menyaksikan penangkapan dan penggeledahan untuk mencari barang bukti hingga petugas menemukan sebuah tas merah berisi tumpukan sabu-sabu.

Petugas kemudian meminta Bebek sendiri untuk membuka tas itu dan mengeluarkan isi di dalam tas. Betapa terkejutnya petugas mendapati bungkusqn bungkusan sedang sebanyak 18 bungkus berisi sabu-sabu dari dalam tas. Dalam satu bungkus plastik serbuk putih itu diperkirakan seberat 1 ons, sehingga 18 bungkus sabu itu dengan total 1,8 kg.

Diduga, Bebek mendapatkan suplai sabu sebanyak 2 kg dari bandar besar diatasnya. Sabu sabu itu lalu dibagi baginya dengan timbangan perbungkus seberat 1 ons. Dan dua bungkus lainnya telah laku beredar.

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di kantor BNNK Pangkalpinang untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Bebek dijerat Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati. Petugas juga tengah melakukan pengembangan terhadap asal sabu-sabu milik Bebek. (das/1)

Related posts