Rustam Ingin Serah Jabatan Langsung ke Erzaldi

  • Whatsapp

Kurang Pas Sertijab dengan Plt
Masa Bakti Berakhir 7 Mei

PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (24/3/2017) kemarin, menggelar sidang paripurna istimewa penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Babel terpilih hasil Pilkada 15 Februari 2017 lalu. Penetapan yang dihadiri oleh Gubernur Babel Rustam Effendi, Komisioner KPU Babel Davitri, Ketua Bawaslu Babel Bagong Susanto serta sejumlah anggota dewan dan kepala SKPD itu, berjalan khidmat.
Kendati penetapan oleh KPU Babel beberapa waktu lalu sudah dilakukan, namun DPRD Babel tetap menjalankan paripurna istimewa penetapan tersebut, mengacu kepada Undang-undang Nomor 10 tahun 2016.
Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya usai paripurna menyampaikan, saat itu juga ia langsung menyerahkan berkas penetapan yang sudah ditandatangani empat pimpinan dewan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dan jadwal pelantikan pasangan gubernur terpilih merupakan wewenang Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo
“Pelantikan itu menunggu keputusan Presiden. Tugas DPRD berdasarkan Undang-undang 10 tahun 2016 harus dilakukan dalam sidang paripurna istimewa, dan itu sudah dilakukan DPRD. Saya langsung berangkat bersama Sekwan dan sudah ditunggu oleh Dirjen dan Sekretaris Mendagri,” kata Didit.
Didit melanjutkan, dimungkinkan pelantikan yang digelar Oktober tersebut, tentunya masih menunggu keputusan Mendagri dan Presiden RI. Sedangkan berakhirnya masa jabatan Gubernur Rustam Effendi dan Wakil Gubernur Babel Hidayat Arsani, berakhir 7 Mei 2017.
“Kalau pelantikan Oktober, karena masa jabatan gubernur dan wakil gubernur berakhir 7 Mei, saya kira akan ada Plt atau Plh. Soal siapa orangnya itu domain Mendagri,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Babel Bagong Susanto menyampaikan, pihaknya menghaturkan terimakasih telah dilakukan pengumuman penetapan Gubernur/wakil Gubernur Babel terpilih 2017-2022 melalui sidang paripurna istimewa kemarin. Ia berharap, agar proses selanjutnya berjalan dengan aman hingga pelantikan nantinya.
“Alhamdulillah, DPRD Bangka Belitung sudah melakukan pengumuman hasil penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih Pilkada lalu. Mudah-mudahan prosesnya lancar hingga pelantikan,” ujar Bagong.
Sementara Gubernur Babel Rustam Effendi menyebutkan, perbedaan-perbedaan dalam kompetisi pada Pilkada Babel 2017 sudah berakhir. Ia berharap, agar seluruh komponen masyarakat dapat bersatu mendukung pemerintahan yang nanti akan dijalankan Erzaldi Rosman dan Abdul Fatah.
“Kompetisi tahap awal, kalau sudah menjadi keputusan dan proses demokrasi yang baik, saya fikir harus menerima itu. Dari awal sudah kita tanamkan, menang oke, kalah oke. Bagi saya, siapapun yang menang sudah dengan proses yang benar dan masyarakat memilih dengan hati nuraninya. Saya berharap Pak Erzaldi dan Pak Fatah, bisa mensinkronkan antara kebijakan beliau dengan yang sudah ada. Dan saya minta kepada seluruh komponen masyarakat, kalau kemarin ada perbedaan satu sama lain, sekarang tidak ada lagi,” kata Rustam.
Ketua DPD PDIP Babel itu pun menyampaikan, bahwa pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur Babel 2017-2022 terpilih, merupakan kewenangan Mendagri dan Presiden RI. Kendati demikian ia berharap, bahwa serah terima jabatan nantinya, alangkah lebih baik dilakukan langsung dengan Erzaldi dan Fatah.
“Saya berharap serah terima itu langsung dengan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, kurang pas kalau dengan Plt. Tapi kita menunggu proses itu,” pungkasnya. (ron/6)

Related posts