RSUD SS Harus Tambah Dokter Spesialis

No comment 156 views


MUNTOK – Tingginya permintaan pelayanan pasien yang menderita penyakit saraf di RSUD Sejiran Setason (SS) menjadikan pihak manajemen RSUD SS harus menambah dokter spesialis yang menangani pasie saraf.

Hal ini diungkapkan Plt Direktur RSUD SS Yudi Widyansyah usai berbuka bersama dengan para awak media dan staf RSUD SS pada Selasa (13/6/2017) malam.

“Permintaan pelayanan pasien penyakit saraf di Babar cukup banyak. “Jadi, kita harus menambah jam pelayanan yang tadinya dibuka setiap hari Rabu, sekarang kita tambah satu hari lagi yakni setiap hari Kamis mulai buka pelayanan pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai,” ungkap Yudi Widyansyah kepada wartawan kemarin.

Penambahan pelayanan khusus pasien penyakit saraf di RSUD SS sendiri dilakukan dengan cara menambah tenaga dokter spesialis saraf.

“Jadi, kita tambah satu dokternya, yang tadinya cuma satu dan itu tidak boleh lebih melayani pasien sebanyak 50 orang. Sudah SOP nya itu, kalau lebih dari 50 orang dikhawatirkan akan human error,” terangnya.

Dikatakan Yudi, tingginya permintaan pelayanan kesehatan khususnya penyakit saraf juga dapat dilihat bahwa setiap dibukanya pelayanan terkadang sampai pukul 06.00 pagi nomor antrian sudah habis.

“Terkadang kasian yang antrinya nggak dapet, karena maksimal antrian 50 orang, jadi jam 06.00 pagi itu sudah habis. Untuk itu, kita tetap ingin memberikan pelayanan yang maksimal, maka kita cari dokrer saraf lagi. Alhamdulillah sudah ada yang mau, dan pelayanannya dibuka setiap hari Kamis mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai,” pungkasnya.(wan/3)

No Response

Leave a reply "RSUD SS Harus Tambah Dokter Spesialis"