RSUD Sejiran Setason Layani Pasien Hydrocephalus

  • Whatsapp

Satu-satunya di Babel
Operasi Oleh Tenaga Ahli RSCM

Read More

MUNTOK- RSUD Sejiran Setason Kabupaten Bangka Barat, saat ini sudah melayani pasien yang menderita penyakit Hydrocephalus (cairan dalam otak-red). Selama ini, pasien yang menderita Hydrocephalus terutama usia anak -anak harus mendapatkan rujukan ke RSCM yang ada di Jakarta.

Melalui gebrakan yang dilakukan Direktur RSUD Sejiran Setason bersama jajarannya, penderita penyakit tersebut tidak lagi harus dirujuk, penanganannya cukup di rumah sakit kebanggaan masyarakat Bangka Barat itu. Sebanyak tiga orang pasien Hydrocephalus (dua orang dari Bangka Barat dan satu dari Bangka Selatan) sudah mendapat penanganan tim dokter.

Operasi terhadap ketiga pasien itu ditangani langsung oleh dokter ahli dari RSCM Jakarta. Saat ini ketiga pasien tersebut sudah melewati pasca operasi oleh tenaga ahli RSCM dan sedang mendapatkan perawatan medis oleh petugas di RSUD Sejiran Setason.

Jumat (12/5/2017) Bupati Bangka Barat H Parhan Ali dan Wakilnya, Markus mendatangi RSUD Sejiran Setason untuk melihat kondisi pasien pasca operasi beberapa hari lalu. Kunjungan keduanya juga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu syarat mengikuti diklat kepemimpinan yang digelar Kemendagri 24 Mei mendatang.

“Ini awal kalinya kita melayani pasien penderita Hydrocephalus, ada tiga orang pasien dan semuanya sudah mendapatkan penanganan dari dokter ahli yang kita datangkan dari RSCM Jakarta, “ungkap Direktur RSUD SS Yudi Widyansah kepada wartawan, Jumat (12/5/2017).

Yudi Widyansah mengatakan, pasca penanganan khusus pasien Hydrocephalus yang disediakan pihaknya akan terus melakukan evaluasi. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan pelayanan oleh RSUD Sejiran Setason.
Bahkan RSUD Sejiran Setason, kata dia, satu- satunya rumah sakit daerah yang ada di Babel yang bisa melayani pasien Hydrocephalus

“Tadinya, kita harus kasih rujukan, karena belum tersedia penanganan pasien Hydrocephalus. Allhamdulilah sekarang tidak perlu lagi. Tapi semua bukan berarti kita puas namun setelah ini akan kita evaluasi lagi apa yang menjadi kekurangan akan kita lengkapi,” terang Yudi.

Yudi menambahkan pihaknya terus mengupayakan penanganan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara maksimal. Sehingga penanganan penyakit tertentu tidak lagi memerlukan rujukan ke rumah sakit lain.

“Dalam waktu dekat juga kita akan melayani pasien cuci darah. Ini sedang kita siapkan fasilitasnya. Karena biaya cuci darah ini cost cukup besar dikeluarkan oleh pasien makanya kita upayakan penanganannya cukup di RSUD Sejiran Setason tidak perlu dirujuk lagi, “pungkas Yudi Widyansyah.(wan/10)

Related posts