by

RS Pratama Krio Panting Payung Mulai Beroperasi

Siapkan 6 Dokter Umum & 4 Dokter Spesialis

TOBOALI – Rumah Sakit (RS) Pratama Krio Panting, Desa Payung Kecamatan Payung, mulai kemarin (14/5/2019) sudah mulai beroperasi. Sambil menunggu pelayanan BPJS, RS Pratama Krio Panting masih melayani pasien umum.

Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi mengungkapkan, pihaknya bersama dan managemen RS Pratama Kriopanting Desa Payung bertahap telah melengkapi semua pelayanan mulai dari dokter spesialis, perawat, bidan, akuntansi, administrasi kesehatan dan analias kepegawaian, apoteker, tenaga teknis kefarmasian, radiografer hingga analis kesehatan.

Selain itu, RS Pratama Kriopanting juga telah menyiapkan tenaga senatarian, nutrisionis, perekam medis dan elektromedik, keperawatan, perawat gigi dan bidan serta tenaga non kesehatan seperti sopir, tenaga IT dan tenaga enjenering.

Tahap awal, RS Krio Panting telah menyiapkan enam dokter umum dan empat dokter spesialis di RS Pratama. Dokter umum ini, secara berganti melayani masyarakat setempat. “Semua sarana dan SDM telah disiapkan. Hari ini sudah mulai dioperasikan. Sementara untuk dokter umum ada enam dan dokter spesialis ada 4,” ujar Supriyadi di ruang kerja nya, Senin (13/5/2019).

Ia menyebutkan, empat dokter spesialis dasar tersebut melibatkan, dokter spesialis anak, Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) atau dokter kandungan, bedah dan penyakit dalam.

“Untuk dokter umum baru enam, itu kami datangkan dari Puskesmas Pongok, Pulau Besar, Payung. Para dokter umum ini, kami bertugas malam hari, karena pagi nya mereka menghandel sejumlah puskesmas. Di sisi lain, kendati telah dilengkapi sarana prasarana mempuni, namun RS Pratama Kriopanting Desa Payung, Kabupaten Bangka Selatan, masih kekurangan dokter umum,” ungkap dia.

Kehadiran enam dokter umum, yang direkrut dari sejumlah puskesmas terdekat, dirasa belum cukup, untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Kepala DKPPKB Basel, menyebut sejak awal tahun 2019 lalu, pihaknya telah membuka lowongan kerja bagi dokter umum di RS Pratama Kriopanting desa Payung.

Namun, sampai saat ini belum ada satupun dokter umum yang bersedia dan mendaftarkan diri. Belum diketahui alasan, minimnya minat dokter umum bekerja di RS Kriopanting Desa Payung.

“Karena kemarin kami rekrutmen tidak ada yang datang. Kami umumkan dengan gaji enam juta lima ratus, gak ada yang daftar-daftar dari awal tahun kemarin. Makanya kami maksimalkan dokter umum yang ada,” pungkasnya. (raw/3)

Comment

BERITA TERBARU