by

Riza Berharap Ngameru Tingkatkan Motivasi Masyarakat

Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid berbaur bersama Masyarakat Desa Pangkal Buluh Kecamatan Payung saat nganggung bersama dalam acara Ngameru atau Syukuran usai panen padi, Sabtu (23/3/2019), di Balai Desa Pangkal Buluh. (foto: dedi).

Masyarakat Pangkal Buluh Gelar Ngameru

PAYUNG – Masyarakat Desa Pangkal Buluh Kecamatan Payung menggelar Ngameru atau syukuran usai panen padi, Sabtu (23/3/2019) di Balai Desa Pangkal Buluh. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid.

Dalam sambutannya, Riza berharap pelaksanaan Ngameru atau acara syukuran pasca panen padi dapat semakin meningkatkan motivasi masyarakat Desa Pangkalbuluh untuk menanam padi.

“Kegiatan Ngameru, merupakan wujud sukur petani Desa Pangkal Buluh, atas panen padi yang berlimpah dan ini merupakan tradisi turun-temurun warga setempat. Untuk itu, kami berharap melalui acara ini motivasi petani dalam meningkatkan produksi beras semakin tinggi,” kata Riza.

Menurut dia, dengan luas tanam 165 hektar petani Desa Pangkal Buluh bisa menghasilkan 442 ton padi. Dengan keberhasilan ini patut disyukuri artinya berkat kerja keras petani dan pemerintah panen yang melimpah bukan jadi mimpi semata.

“Sekarang mungkin hanya untuk komsumsi warga lokal, minimal warga Pangkal Buluh tidak beli beras lagi. Kedepannya dengan dibantu Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Basel produksi beras di desa ini bisa terus meningkat dan bisa dijual keluar daerah,” harap Riza.

Kepala Dinas Pertaninan, Pangan dan Perikanan, Suhadi melalui Kabid Tananaman Pangan Holtikultura, Patoni mengatakan untuk meningkatkan produksi padi ladang di Bangka Selatan, pihaknya akan membantu petani dengan bibit padi varietas unggul.

“2018 lalu, kami membantu sar prodi untuk padi ladang seluas 100 H, dan alhamdulillah bisa ditanam hingga mencapai 165 H. Pada 2019, untuk meningkatkan produksi padi ladang akan memberikan benih padi ladang varietas unggul,” ungkapnya.

Sebelumnya, produksi padi petani di Bangka Selatan tahun 2018 mengalami peningkatan. Tercatat hasil produksi padi pada tahun 2018 ini mencapai 15.652 ton.

Sementara pada tahun 2017 hasil produksi padi berada di angka 10.120 ton. Luas tanah tanam padi di Kabupaten Bangka Selatan pada tahun 2018 bertambah seluas 11.025 ha dibanding tahun sebelumnya yang hanya seluas 9.002 ha.

Hal tersebut tentunya akan selaras dengan program pemerintah daerah yang merencanakan daerah ini akan menjadi swasembada beras di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan dukungan teknologi alsintan. Sepanjang tahun 2018 di wilayah pertanian Kecamatan Toboali telah melakukan penanaman sebanyak 2 kali.

“Tahun ini, tentu produksi padi mengalami peningkatan. Di Toboali sudah 2 kali melakukan penanaman dalam setahun. Hasil produksinya, sudah cukup terlihat taraf perekonomian masyarakat terjadi peningkatan,” sebut Suhadi.

Menurutnya, peningkatan produksi beras pada tahun 2018 terlihat dengan telah terpenuhinya konsumsi untuk masyarakat sebesar 67 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 40 persen. “Berdasarkan data pada suplai lokal memang telah terpenuhi sebesar 67 persen jika tidak dijual ke luar daerah,” pungkasnya. (raw/3)

Comment

BERITA TERBARU