Rio: Pemkot Pangkalpinang Jangan Abaikan UKM Lokal

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Wakil Ketua Bapem Perda DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady meminta kepada pemerintah kota untuk terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha sebelum memberlakukan Perwako Nomor 10 tahun 2019 terkait pajak restoran dan rumah makan.

“Belakangan ada kegelisahan di kalangan pelaku usaha restoran dan rumah makan terkait diberlakukannya Perwako tersebut. Bukankah dalam pelaksanaan Perda ataupun Perwako ada yang namanya tahapan sosialisasi dan saya kira ini yang harus dibenahi oleh pemerintah kota yaitu cara komunikasi terhadap sebagian masyarakat,” kata Rio, Rabu (14/8/2019).

Menurut dia, memang benar Perwako adalah turunan dari Perda terkait pajak rumah makan dan restoran, namun alangkah baiknya sebelum diberikan penekanan untuk menjalankan Perwako tersebut, pelaku usaha dapaat dikumpulkan terlebih dahulu dan dijelaskan urgensi serta duduk perkaranya.

“Saya meyakini para pelaku usaha dapat memahami terkait Perda tersebut, akan tetapi terkait bagaimana pelaksanaan teknisnya dapat disampaikan terlebih dahulu serta sekaligus mendengarkan permasalahan yang dialami pelaku usaha yang mungkin menjadi kendala,” ujar politisi PKS ini.

Bahkan, lanjut Rio, jikapun ada pelaku usaha yang keberatan dengan peraturan tersebut baik Perda maupun Perwako baiknya dapat dijadikan masukan untuk dapat dijadikan bahan kajian. Soal apakah aturan tersebut sudah sesuai dengan kondisi hari ini, dia berharap pemerintah kota dapat kooperatif dengan pelaku usaha demi bangkitnya ekonomi daerah.

“Terlebih dengan masuknya pengusaha ritel nasional ke Kota Pangkalpinang maka hal ini akan menjadi semacam pemicu jarak antara pemerintah kota dengan pelaku usaha di Kota Pangkalpinang. Saya yakin para pelaku usaha pun akan melaksanakan amanat Perda tersebut sekaligus Perwako jika mereka dikoordinasikan terlebih dahulu,” pungkasnya. (ron/10)

Related posts