Ringankan Ekonomi Masyarakat, Gubernur Erzaldi Putihkan PKB dan BBNKB

  • Whatsapp
Gubernur Babel Erzaldi Rosman.(foto: dok. diskominfo).

RAKYAT POS.COM, PANGKALPINANG – Sehubungan dengan penetapan status keadaan tertentu darurat penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid – 19) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dan guna menstimulasi serta meringankan beban perekonomian masyarakat dalam masa status keadaan tertentu darurat, Gubernur Babel Erzaldi Rosman, mengeluarkan kebijakan penghapusan (pemutihan), sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) secara serentak.

Kebijakan itu, agar dilaksanakan oleh 7 Kantor Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Babel yang tersebar di Kabupaten/Kota di wilayah Babel.

Read More

Hal ini disampaikan Kepala UPT Bakuda Provinsi Babel wilayah Kota Pangkalpinang (Samsat Pangkalpinang) Rezania Saputra, yang ditemui awak media di ruang kerjanya Rabu, (01/04/2020).

“Kebijakan penghapusan sanksi administrasi PKB dan BBNKB ini, tertuang dalam Peraturan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 20 Tahun 2020 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi PKB dan BBNKB tertanggal 01 April 2020,” jelasnya.

Selanjutnya, penghapusan sanksi administrasi PKB dan BBNKB diberikan untuk kendaraaan bermotor baik roda dua dan roda empat dengan nopol BN yang jatuh tempo pada tanggal 23 Maret 2020 sampai dengan tanggal 29 Mei 2020.

Kendaraan bermotor yang akan dihapus sanksi administrasi PKB dan BBNKB terlebih dahulu harus memenuhi ketentuan, seperti mendaftarkan kendaraan bermotor kepada pihak Kepolisian Daerah Babel dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli atau identitas diri yang masih berlaku sesuai dengan Surat Ketetapan Pajak Daerah.

Sedangkan masa pelaksanan penghapusan sanksi administrasi PKB dan BBNKB berlaku mulai tanggal 1 April 2020 sampai dengan 31 Desember 2020.

Sebelum menutup percakapan dengan awak media, Kepala UPT Rezania kembali mengimbau kepada masyarakat dengan adanya kebijaksanaan penghapusan sanksi administrasi PKB dan BBNKB dari Gubernur Erzaldi Rosman, yang bertujuan untuk meringankan beban perekonomian masyarakat terlebih dalam masa status keadaan tertentu darurat penanganan Corona ini, supaya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.(Kiki/Adv/3).

JustForex

Related posts