Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai & Arakan Bongkol

  • Whatsapp
Salah satu peserta menghiasi kendaraannya dengan panganan khas Bangka Selatan di Acara Arakan Bongkol dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bangka Selatan ke-14 Sabtu (25/2/2017). (foto: raw).

Hari Jadi Basel ke-14 Kecamatan Payung
Banyak Prestasi yang Telah Ditoreh

PAYUNG – Ribuan warga memeriahkan Jalan Santai dan Arakan Bongkol dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bangka Selatan (Basel) ke-14 Sabtu (25/2/2017).
Kegiatan yang dipusatkan di Terminal Payung diisi dengan acara dan perlombaan diantaranya Jalan Santai, Arakan Bongkol, Lomba Menghias Stand Pameran dan Bazaar, Lomba Kebersihan Desa serta Festival Kropanting dan hiburan rakyat.

Camat Payung Mohamad Hendari, SE dalam sambutannya mengungkapkan, Kecamatan Payung memiliki potensi dan strategis di sektor perkebunan.

Selain itu, kata Hendari, sembilan desa di Kecamatan Payung juga memiliki keunggulan serta karakteristik tersendiri.

Ia berharap pada masa kepemimpinan Justiar – Riza cita-cita masyarakat untuk menjadikan Kecamatan Payung sebagai Kecamatan Agro Industri dapat terwujud. “Mulai dari industri rumah tangga hingga industri wisata, Desa Payung berpeluang menjadi Kota Payung, karena wilayah ini adalah kota transit dan menjadi tempat persinggahan dari berbagai tujuan, potensi dan kearifan lokalnya, budaya hikuk helawang Desa Irat dan Bedengung, budaya bekebon sahang. Semua akan menjadi daya tarik wisata, serta telah ditetapkannya kawasan tapak wisata makam Krio Panting yang menjadi icon dan kebanggaan masyarakat Kecamatan Payung,” ungkap Hendari.

Sementara itu, Bupati Basel Justiar Noer mengatakan, pada usia Basel ke-14 ini banyak prestasi yang telah ditoreh beberapa diantaranya adalah urutan tata kelola pemerintahan 163 yang sebelumnya 363, Opini WDP dari Disclaimer, Sertifikat Adipura 2016, Tropi WTN 2016, Fashion Carnival pada TCoF yang telah dicatat dalam agen nasional Kementrian Pariwisata RI serta Piala Suratin Basel yang masuk ke-8 besar nasional.

“Tahun 2017/2018 pembangunan masuk ke kawasan dua yakni Payung, Pulau Besar dan Simpang Rimba, pembangunan jalan lintas barat, saat ini sedang dilaksanakan adalah pembangunan jalan lintas timur, Parit Tiga – Sungai Bantel dengan lebar 30 meter” imbuh Justiar.

Ia menambahkan, Kecamatan Payung sesuai dengan tipikalnya akan dikembangkan sektor pertanian, perkebunan dan peternakan.

“Teruslah menanam lada, karena lada Basel sangat diminati kandungan minyak asterinya tidak bisa disaingi oleh lada manapun. Selain itu, Puskesmas Payung juga akan dikembangkan menjadi Rumah Sakit Pratama. Selain makam Krio Panting, saya juga mengajak Kecamatan Payung untuk memunculkan icon daerahnya, agar mudah diingat dan selalu dikenang,” tutup Justiar. (raw/3).

Related posts