Remaja Tewas Tergantung di Pondok Kebun

  • Whatsapp

Diduga Bunuh Diri
Motif Belum Diketahui

KELAPA – Belum hilang dari ingatan peristiwa bunuh diri di Desa Bukit Kuang Kecamatan Kelapa yang menghebohkan warga beberapa waktu lalu.
Kembali, kejadian serupa membuat geger warga Desa Pangkal Beras Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat.
Seorang remaja belia berinisial RN (14) ditemukan tewas tergantung di dalam pondok kebun, Jumat (14/6/2019).
SR, warga Desa Pangkal Beras sibuk mencari adiknya RN yang sejak Rabu (12/6/2019) tidak pulang ke rumah.
Kemarin, SR berhasil menemukan adiknya, namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi. Ia mendapati adiknya sudah tergantung kaku di pondok kebun.
Kemudian SR bergegas pulang ke rumah untuk memberitahukan keluarga. Lalu pihak keluarga menurunkan serta membawa korban ke kediamannya.
Kapolsek Kelapa, Ipda Ayu Kusuma Ningrum seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto, membenarkan kejadian tersebut.
“Polsek Kelapa mendapatkan laporan dari keluarga korban, bahwa ada warga bunuh diri sekira pukul 08.00 WIB dan segera menuju ke lokasi kejadian,” jelasnya kapolsek.
Dari hasil olah TKP dan keterangan keluarga korban, didapatkan dugaan sementara bahwa korban meninggal karena gantung diri.
“Korban ditemukan tergantung di kayu penyangga atap pondok kebun yang berukuran tinggi 165 cm, sementara tinggi badan korban sekira 160 cm dengan kondisi lidah tergigit dan kaku. Lalu terdapat bekas jeratan di leher, serta ciri-ciri kematian yang lain. Sehingga diduga akibat kematian korban karena gantung diri,” ujar Ayu.
Menurut keterangan keluarga, RN yang sehari-harinya dikenal sebagai pribadi pendiam. Namun, sebelum kejadian ini tidak ada permasalahan apapun baik dengan keluarga maupun teman korban. Sehingga motif bunuh diri korban belum dapat diketahui. (wan/6)

Related posts