Remaja Tewas Hantam Ertiga

  • Whatsapp

Badau – Wilianda (15) mengalami nasib tragis. Dia tewas setelah bertabrakan antara motor yang dikendarainya dengan mobil di Kawasan Desa Cerucuk, Badau, Sabtu (25/05/19) akhir pekan lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Rakyat Pos, peristiwa ini berawal saat korban melaju menggunakan motornya dari arah Tanjungpandan menuju ke Membalong. Setiba di lokasi, korban berjalan dengan menoleh ke belakang.
Pada saat korban hendak menoleh ke depan, secara tiba-tiba dari arah berlawanan datang pengendara mobil Suzuki Ertiga yang dikemudikan Edyar. Sehingga dia menyerempet bagian depan.
Setelah itu korban terpental ke bandar. Atas peristiwa ini remaja asal Tanjungpandan tersebut mengalami luka robek di bagian kaki kanan dan luka lecet di kaki bagian kiri. Serta mengalami patah di paha sebelah kanan.
Kanit laka Satlantas Polres Belitung Aipda Kasnadi membenarkan adanya peristiwa itu. Setelah tabrakan tersebut Jajarannya langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Dan membawanya ke RSUD Marsidi Judono.
“Korban meninggal dunia saat berada di RSUD. Saat ini barang bukti berupa kendaraan korban dan mobil penabrak sudah kita amankan. Saat ini, kita masih lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” ungkapnya.
Sementara itu, Edyar mengaku siap bertanggungjawab atas peristiwa yang dialaminya. Dia menjelaskan, pada saat sebelum kejadian, ia bersama keluarganya sebanyak enam orang melaju dari Teluk Gembira Membalong hendak menuju ke Tanjungpandan.
Saat itu, dia menjalankan mobilnya dengan kecepatan antara 40 hingga 50 kilometer perjam. Setiba di lokasi, 30 meter pria ini melihat korban melaju dengan menoleh ke belakang. Dia langsung mengklakson mobilnya.
“Sebelum dia menabrakan ke mobil, kemungkinan ada yang memanggil. Sehingga korban menoleh ke belakang. Atas peristiwa ini saya akan bertanggung jawab,” ujar Edyar. (dod/6)

Related posts