Rehabilitasi Lahan, Pemda Tanam 1,2 Juta Bibit Mangrove

  • Whatsapp
Gubernur melakukan penanaman mangrove di kawasan Pantai Rebo, Jumat (13/3/2020). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan menuju peringatan Hari Mangrove Sedunia. (foto: istimewa)

PANGKALPINANG -Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai ( BPDAS) akan berupaya merehabilitasi lingkungan di kawasan mangrove dan lainnya dengan menanam tanaman jambu mete dan mangrove.

“Kita menargetkan hingga Juli mendatang, menanam 1,2 juta batang mangrove dan jambu mete serta melepaskan lima ton kepiting bakau di sejumlah titik eks penambangan pasir timah. Lahannya seluas 640 hektare,” kata Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, Jumat (13/3/2020).

Read More

Kegiatan ini, menurut dia, selain sebagai upaya rehabilitasi lahan di eks tambang, juga bagian dari peringatan Hari Mangrove Sedunia.”Dalam menanam ini kita bekerjasama dengan BPDAS dan komunitas masyarakat kelompok Kesatuan Pengolah Hutan atau KPH,” imbuhnya.

Tanaman mangrove dan jambu mete tersebut, lanjutnya, kemudian dipercayakan kepada KPH untuk mengelola. Orang nomor satu di Provinsi Babel ini berharap dari kegiatan tersebut menjadi modal bagi KPH untuk berkembang dan mampu meningkatkan ekonomi.

“Nanti selama tiga tahun mereka harus menjaganya, pada tahun keempat, yang menggarap lahan di bawah dinas kehutanan, silakan mengambil hasil, karena jambu mete ini bijinya memiliki nilai ekonomis yang tinggi selain itu buahnya juga bisa dijadikan sirup,” bebernya.

Sementara untuk kepiting, ia berpesan tidak diambil semua. Kepiting bakau betina dibiarkan berkembang biak, agar populasi kepiting bisa bertambah. “Insyaallah nanti Hari Mangrove Sedunia di Babel akan dihadiri menteri lingkungan hidup dan kehutanan, Ibu Siti Nurbaya,”imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Hutan Provinsi Babel, Marwan menyebutkan dalam kegiatan menyambut Hari Mangrove Sedunia nanti melibatkan Kesatuan Pengolah Hutan atau KPH dan hasilnya nanti bisa memberikan nilai tambah bagi kelompok tersebut. (nov/10)

Related posts