by

Realisasi PBB Bangka Capai 96 Persen

-Bangka-54 views

SUNGAILIAT- Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bangka, Darius menegaskan, sampai dengan sekarang, penerimaan pajak dari Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB).

“Sampai hari ini untuk PBB, insyaallah kita bisa mencapai 95 hingga 96 persen dan hal ini sangat luar biasa,” ungkap Darius, Senin (11/12/2017) ketika memimpin Apel Bersama di Halaman Kantor Bupati Bangka.

Dikatakan mantan Inspektur Bangka ini, hal ini dapat terealisasi dan terwujud, berkat sinergi semua pihak dan peran aktif masyarakat dalam membayar pajak.

“Alhamdullilah semua bisa bersinergi, dan kami harapkan masyarakat juga semangat dalam membayar PBB ini,” katanya.

Diakui Darius, sekarang ini pihaknya terus menggenjot pemasukan dan pendapatan dari pajak. Karena itu sosialisasi baik melalui media, spanduk atau media lainnya terus dilakukan sehingga pendapatan dari pajak ini dapat terus meningkat.

“Pajak ini kan dari masyarakat untuk masyarakat, jadi kita bersama-sama saling dukung untuk meningkatkan pembangunan di Kabupaten Bangka,” harapnya.

Kedepan Darius juga berharap, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak semakin tinggi dan meningkat.

“PBB merupakan pajak yang dipungut atas tanah dan bangunan karena adanya keuntungan atau kedudukan sosial ekonomi yang lebih baik bagi orang atau badan yang mempunyai suatu hak atasnya atau memperolah manfaat dari padanya,” terang Darius.

Selain itu juga dengan kewajiban membayar PBB lanjut Darius merupakan perwujudan kewajiban dan peran serta wajib. Pajak untuk ikut langsung dan bersama-sama melaksanakan pembiayaan negara dan pembangunan nasional.

“Membayar pajak bukan hanya kewajiban, tetapi merupakan hak dari setiap warga negara untuk ikut berpartisiapasi dan berperan serta terhadap pembiayaan negara dan pembangunan nasional,” terangnya.

Diuraikannya juga, perekonomian rumah tangga, perekonomian negara juga mengenal sumber-sumber penerimaan dan pos-pos pengeluaran salah satunya pajak.

“Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang menyumbang sekitar 70 persen dari seluruh penerimaan negara. Tanpa pajak, sebagian besar kegiatan negara akan sulit untuk dilaksanakan, karena pajak merupajkan ujung tombak pembangunan sebauh negaran jadiorang bijak itu taat pajak, dan pemerintah juga sudah memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk membayar pajak,” tutupnya. (rls/10)

Comment

BERITA TERBARU