Ratusan Ton Zirkon di Belitung akan Dikirim, Sudah Masuk Tongkang

  • Whatsapp

HN—salah satu pemilik zirkon, menuturkan, pihaknya memiliki perizinan lengkap terkait pengiriman zirkon tersebut. Pengusaha asal Kalimantan ini mengaku juga sudah berkoordinsi dengan pihak terkait. “Oknum aparat sudah telpon kita,” tukas HN.

Namun kalangan LSM, Ormas dan aktivis Kepemudaan masih mempertanyakan asal-usul zirkon tersebut. Sebab, Perusahaan CV. Mualim, yang menjadi cikal bakal PT. Mualim Putra Pratama yang disebut-sebut memiliki Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) non logam (Zirkon) seluas 15,62 hektar di wilayah Kecamatan Sijuk, justru di dalam WIUP itu tidak pernah ada aktivitas penambangan zirkon.

Read More

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun rakyatpos.com, ada sekitar 700 ton zirkon dari Belitung yang dikirim ke Kalimantan via Bangka, dengan melibatkan belasan armada truk berkapasitas angkut hingga 8 ton.

Menurut pekerja di pelabuhan, pengisian zirkon ke tongkang diperkirakan memakan waktu dua hari, yakni sejak Minggu (27/12/2020) hingga Senin (28/12/2020). Pengiriman mineral yang menggunakan tongkang Syukur 20 Samarinda ini, sebelum ke Kalimantan tongkang akan merapat ke Pulau Bangka untuk menjemput zirkon dari sekitar Bangka. Namun belum dipastikan kapan tongkang akan berangkat dari Belitung.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Afrion Putra sayangnya belum berhasil dikonfirmasi. Dihubungi melalui telpon pada Minggu (27/12/2020), ponselnya hanya terdengar nada sambung, namun tidak diangkat. Malah selanjutnya, telpon dimatikan dan dalam kondisi tidak aktif ketika dihubungi lagi.

Sementara itu, Agen pelayaran, Hanan mengatakan tongkang berisi zirkon itu diperkirakan akan berangkat besok, Selasa, (29/12/2020). Namun Hanan belum bisa memastikan jumlah muatannya, karena lagi dimuat kedalam tongkang.

“Belum final,” kata Hanan, Senin (28/12/2020) sore melalui pesan WA. (tim/1)

Related posts