by

Ratusan Gedung Walet tak Kantongi IMB, Dinas Layangkan Surat Peringatan Jika Masih Bandel, Segel!

-NEWS-99 views

TOBOALI – Kesadaran para pengusaha sarang burung walet di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sangat rendah untuk mengurus perizinan. Terbukti, ratusan bangunan gedung walet di Kabupaten Bangka Selatan, tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan Pengendalian (Wasdal) Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Perindustrian dan Perdagangan (DPMPPTSPRINDAG) Kabupaten Bangka Selatan, Andi Normansyah, kepada sejumlah awak media Rabu (20/3/2019).
Menurut Andi, adapun titik-titik bangunan gedung walet yang tidak mengantongi IMB tersebut yakni, di kawasan Sukadamai Kecamatan Toboali, Kecamatan Tukak Sadai, Sadai, di Desa Rias, Kepoh, bahkan hingga Kecamatan Simpang Rimba dan Payung.
Jika dikalkulasi secara keseluruhan, jumlahnya mencapai ratusan gedung walet yang belum mengantongi IMB.
“Dari hasil pengawasan kami, secara keseluruhan ada ratusan bangunan gedung walet yang tidak mengantongi IMB. Mulai dari Sukadamai, Kepoh, Sadai bahkan Kecamatan Simpang Rimba dan Payung,” ujar Andi.
Wacananya dalam waktu dekat ini tim Pengawas Pengendalian (Wasdal) Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Perindustrian dan Perdagangan (DPMPPTSPRINDAG) Bangka Selatan, akan melayangkan Surat Peringatan (SP) kepada para pemilik gedung walet yang tidak mengantongi IMB tersebut.
Rencana itu menyusul banyaknya gedung walet di Bumi Junjung Besaoh, yang tidak mengantongi IMB. Andi mengatakan untuk langkah awal pihaknya akan melayangkan SP satu. Jika SP tersebut tak kunjung digubris, pihaknya akan mengambil tindakan SP 2 hingga ke sanksi penyegelan.
“Nantinya kami akal melayangkan SP 1, SP 2 dulu, kalau memang tidak digubris kami akan mengambil tindakan tegas termasuk penyegelan, bekerja sama dengan Satpol PP Pemkab Bangka Selatan,” tegas Andi.
Terpisah, Anggota DPRD Bangka Selatan Musani berharap Pemerintah kabupaten melalui OPD terkait, dapat segera melakukan pendataan dan inventarisir bangunan wallet yang tidak ber-IMB itu.
“Layangkan surat ke pemilik bangunan, minta untuk segera mengurus IMB. Kita harus tertib administrasi, jika bandel tentu ada sanksi penyegelan oleh tim. Dengan tertib administrasi IMB dan administrasi kelengkapan lainnya tentu ada retribusi yang masuk dan menjadi PAD (Pendapatan Asli Daerah) Bangka Selatan,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. (raw/1)

Comment

BERITA TERBARU