Rapid Test 4 Orang Positif Covid 19

  • Whatsapp

Hasil rapid test. (foto: dok)

TANJUNGPANDAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Marsidi Judono kembali mengumumkan rapid test hasil tracking pasien nomor 034 yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau covid 19. Dari hasil rapid test tersebut ada empat orang yang dinyatakan positif. Mereka merupakan satu orang yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan tiga orang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Pasien itu terdiri dari 1 orang berstatus ODP dan 3 orang berstatus OTG dengan hasil rapid test awal positif terjangkit virus,” kata dr Hendra kepada wartawan, Jum’at (03/04/2020).

Read More

Dari empat orang tersebut, pihak RSUD H Marsidi Judono langsung melakukan pengambilan swap tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan tes metode Polimerase Chain Reaction (PCR) di Biomedis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Swab tenggorokannya sudah kami kirim, tinggal menunggu hasil dari laboratorium saja dengan biomedis metode PCR. Iya jadi ada 4 orang, dari tracking pasien nomor 34 hasil rapid test nya positif, tinggal untuk memastikan kembali, menunggu hasil swab tenggorokan,” ujarnya.

Dia memaparkan, pihaknya hingga saat ini sudah menangani 183 orang yang berhasil di tracking dari pasien 034. Dan kemudian hasil rapid test-nya yang positif tertular virus yaitu pasien nomor 138 berjenis kelamin perempuan berumur 44 tahun, pasien nomor 139 berjenis kelamin laki-laki berumur 25 tahun, pasien nomor 140 berjenis kelamin laki-laki berumur 32 tahun dan pasien nomor 211 berjenis kelamin laki-laki berumur 34 tahun.

“Kalau pasien nomor 44 (anak pasien 34) sudah dinyatakan negatif. Sampai sekarang yang sudah kami tangani dari wabah ini ada 249 orang, dengan rincian 166 orang berstatus OTG, 72 orang ODP, 10 pasien PDP dan 1 pasien comfirm positif covid-19,” paparnya.

Sedangkan untuk kondisi pasien nomor 034, lanjut Hendra, sudah menunjuk perkembangan yang baik.
“Kalau yang berstatus OTG itu, adalah orang yang kontak berat dengan pasien nomor 34, dan diperkirakan mereka pernah bertemu dengan pasien dua hari sebelum gejala timbul. Dari tracking pasien nomor 34 sampai sekarang sudah 183 orang dilakukan rapid test, dengan status OTG, ODP, PDP,” ungkapnya.

Dari 5 Orang Tanpa Gejala (OTG) yang berhubungan erat dengan pasien nomor 34, lanjut Hendra, tinggal dua orang yang belum di ambil swab tenggorokan, lantaran masih menunggu Virus Transfer Media (VTM).

“Kalau untuk pasien yang dirawat, sekarang ada lima orang pasien, termasuk yang positif. Yang kami rawat semua dalam kondisi stabil,” pungkasnya.

PDP Basel Bertambah 2 Orang
Terpisah, angka sebaran covid-19 di kabupaten Bangka Selatan pada Jumat 3 April 2020 pukul 19.30 WIB tercatat mencapai 118 Orang Dalam Pantauan (ODP), 4 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 1 kasus terkonfirmasi positif covid-19.

Adapun rincian status covid-19 di Bangka Selatan, 118 berstatus ODP, 104 proses pemantauan dan 14 selesai pemantauan, untuk PDP ada 4 orang yakni 2 proses pengawasan dan 2 selesai pengawasan, 1 negatif, 1 positif. Sedangkan yang positif covid-19 1 dalam perawatan dan 1 meninggal dunia.

Sekretaris Diskominfo Bangka Selatan, Yoko F Ratzumury mengatakan banyaknya peningkatan jumlah status covid-19 di Bangka Selatan didominasi dari kecamatan Toboali, Air Gegas dan Tukak Sadai.

“Untuk di Toboali ada 42 ODP, 39 proses pemantauan dan 3 selesai pemantauan. Airgegas 27 ODP, 24 proses pemantauan dan 3 selesai pemantauan dan Tukak Sadai ada 20 ODP, 18 proses pemantauan dan 2 selesai pemantauan,” kata Yoko, Kamis (2/4/2020).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangka Selatan, Supriyadi mengatakan bertambah PDP sebanyak 2 orang berdasarkan hasil skrining di RSDU Basel.

“Ada yang baru datang, jadi periksa dan diambil swabnya, tetapi PDPnya masih sehat, sehingga dilakukan isolasi mandiri,” jelas Supriyadi Jumat (3/4/2020). Menurutnya, Tim Gugus Tugas Covid 19 Basel terus memantau baik ODP maupun PDP di Basel. Seperti TKW yang baru pulang dari Hongkong ditemukan oleh tim sedang berada di luar sehingga didatangi langsung oleh tim yang dipimpin oleh Camat Toboali.

“Kita tegas, kepada ODP yang masih berkeliaran di luar kalau kedapatan kita, maka akan kita karantina khusus di Pangkalpinang,” jelas Supriyadi. (dod/raw/6)

JustForex

Related posts