Raperda Zonasi Hampir Kelar

  • Whatsapp

Pansus Optimis Tuntas Sebelum Masa Jabatan

PANGKALPINANG – Fungsi pemanfaatan ruang untuk pariwisata pada Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) Bangka Belitung, tidak boleh ada kegiatan-kegiatan lain.

Begitu juga dengan pemanfaatan ruang yang lain seperti misalnya zona alur pelayaran, tidak ada kegiatan-kegiatan lain, apalagi pertambangan. Hal itu seperti disampaikan Ketua Pansus RZWP3K Adet Mastur kepada wartawan, Rabu (21/8/2019).

“Orang pariwisata ini kan pengennya nyaman, aman dan indah. Indah ini kan termasuk kebersihan, kalau lautnya kotor, berlumpur, itu namanya enggak bersih maka kita harus hilangkan itu (IUP),” tukasnya.

Ia menerangkan, dalam rancangan peraturan daerah (Raperda) yang sedang digodok saat ini tidak boleh ada fungsi ganda dalam penerapan perda tersebut yang akan mengakibatkan dampak kejadian yang sangat luar biasa.

“Maka dari itu, kita lihat-lihat dulu. Untuk pariwisata tambang tidak boleh, karena ini akan mengganggu kegiatan-kegiatan pariwisata. Apalagi alur pelayaran,” kata Adet.

Meskipun ada beberapa sektor yang bisa digandakan tanpa merusak zona yang ditetapkan itu, kata Adet, semisal daerah tangkapan ikan untuk memasuk zona alur pelayaran.

“Jadi dilihat dulu kepentingannya. Kegiatan yang bisa digandakan itu ada misalnya daerah tangkapan ikan, silakan alur pelayaran. Kalau tambang itu memang tidak boleh di alur pelayaran,” terangnya.

Lebih jauh, dikatakan Ketua Komisi I DPRD Babel ini, bahwa untuk masalah peta RZWP3K untuk saat ini sudah hampir kelar, hal ini berdasarkan pernyataan dan berita acara yang sudah ditandatangani oleh seluruh kepala daerah se-Babel.

“Berdasarkan usulan tersebut dan hasil pembahasan antara pansu, pokja dan kepala daerah se- Babel maka dalam waktu dekat pansus akan memutuskan apa-apa pemanfaatan ruang yang ada di laut. Jadi saya pikir tidak ada permasalahan, tinggal pansus lagi menggodok dan akan memutuskan dalam waktu dekat. Mudah-mudahan di masa periode kami raperda ini sudah selesai,” ungkapnya.

Dia juga meyakini, usulan pemanfaatan ruang dari tiap daerah tidak ada lagi yang berbenturan dengan kepetingan.

“Kalaupun ada, nantinya akan kita carikan solusinya. Dalam waktu dekat kita juga akan melakukan estapet pembahasan perda RZWP3K ini. Maka dari itu, kita harus kerja keras, sekarang kita tidak terpaku pada jadwal tetapi kita betul-betul menyelesaikan ini supaya di masa akhir jabatan kita, perda ini betul-betul sudah klir,” tandasnya. (ron/6)

Related posts