Rapat Investasi di Pan Semujur Gali Potensi Daerah

  • Whatsapp
Iwan selaku Direktur Pengembangan Potensi Daerah BKPM RI memberikan arahan dalam Rapat Investasi yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Bangka Tengah di Pan Semujur Desa Tanjung Gunung, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Selasa (6/8/2019).(foto: tamimi).

KOBA – Rapat Investasi yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja (DPMTK) Kabupaten Bangka Tengah di Pan Semujur Desa Tanjung Gunung, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, dalam rangka menggali potensi daerah diwilayah itu.

Rapat yang dibuka langsung Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh itu, menggali potensi daerah berupa bijih timah dan penataan lahan tambang untuk persiapan anak cucu kita.

Muat Lebih

“Rapat ini, sangat penting dan langka, dimana upaya Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam meningkatkan perekonomian dan pemerataan investasi di daerah khususnya Bangka Tengah,” ujar Bupati Ibnu Saleh, Selasa (06/08/2019).

Dikatakannya, masih banyak sekali potensi timah yang bisa digali, manfaatkan potensi yang ada, dan sekaligus penaatan lahan tambang hasil penambangan sangat penting dilakukan agar anak cucu dapat menikmati lahan tambang nantinya.

“Wisata juga kita dorong dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan, mudah-mudahan RZWP3K ditandangani dan setujui oleh Gubernur dan Ketua DPRD Bangka Belitung,” terangnya.

Ia melanjutkan, studi kelayakan, master plan, Amdal sudah ada, tetapi belum ada masuk strategis nasional.
“Dalam Rapat Investasi Tahun 2019 tadi sekaligus juga dilaksanakan paparan tentang penanaman modal dan tenaga kerja,” tuturnya.

Sistem Protokol Komunikasi (OSS) tersebut katanya dilakukan pemerintah pusat yang dilaksanakan di Bangka Tengah dalam rangka untuk mendukung peningkatan investasi bagi daerah dan akan segera dioptimalkan untuk aplikasi ini.

“Rakor ini juga bersinergi dengan program unggulan bupati untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kerakyatan yang berwawasan lingkungan di Bangka Tengah sebagaimana tertuang pada visi dan misi,” ungkapnya.

“Jika investasi berjalan secara optimal, maka wirausahawan kita akan terus bertambah, dan ini akan membuka kesempatan berusaha yang seluas-luasnya dan akhirnya akan bermuara terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Bangka Tengah sebagaimana visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah,” tambahnya.

Sementara itu, Iwan selaku Direktur Pengembangan Potensi Daerah BKPM RI mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada Pemkab Bangka Tengah yang sudah melaksanakan kegiatan investasi tersebut. Karena kegiatan sangat membantu daerah yang sedang membangun, kita harus bergerak cepat, mekanisme baru perizinan yang mudah mendapat izin yaitu OSS, usaha lebih cepet dalam berinvestasi.

“Ada 7 indikator dalam berinvestasi yang perlu dilaksanakan yaitu modal, teknologi, market atau pemasaran, sumber daya alam, sumber daya manusia, infrastuktur, dan keamanan. Makanya, kita perlu mengundang investor untuk mengajak mereka membangun daerah kita yang sesuai menurut 7 indikator tersebut,” ujarnya. (ran/3).

Pos terkait