Rahmad Nadi: Tidak Fatal, Sudah Diperbaiki A-KWK Pemekaran Dusun & RT

  • Whatsapp
Rahmad Nadi

 

*KPU Klarifikasi Tudingan Bawaslu

RAKYATPOS.COM, TOBOALI – Tudingan Bawaslu tentang kekeliruan dalam penginputan data A-KWK diklarifikasi Rahmad Nadi selaku Anggota KPU Bangka Selatan Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Minggu (26/7/2020).

 

Baca Lainnya

Menurutnya, berdasarkan hasil pencermatan dan monitoring yang dilakukan operator KPU Bangka Selatan terhadap pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (coklit) Data Pemilih selama 10 hari terakhir, tidak ditemukan adanya penggabungan data pemilih antar desa/kelurahan dalam A-KWK.

 

Rahmad menjelaskan, “Fakta yang terjadi di lapangan, memang ada beberapa perbaikan dalam A-KWK dikarenakan adanya pemekaran Dusun ataupun RT serta perubahan alamat TPS. Dan itu telah diperbaiki oleh Petugas Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) pada saat pelaksanaan coklit,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, untuk Desa Rias, KPU Basel bersama – sama dengn Bawaslu bangka selatan telah melakukan monitoring terhadap pelaksanaan coklit. “Di lapangan tidak ditemukan penggabungan antar desa, yang ada itu antar dusun atau RT dalam satu desa dan itu telah diselesaikan pada proses coklit sampai dengan tanggal 25 juli 2020,” jelasnya.

 

Rahmad menyebutkan di Desa Rias 8 TPS telah selesai melakukan coklit, sedangkan sisanya sebanyak 9 TPS sudah di 88%. “Progress untuk keseluruhan kecamatan di Bangka Selatan rata-rata di angka 78%. Target kami pencoklitan dapat diselesaikan sesuai dengan tahapan dari tanggal 15 Juli – 13 Agustus 2020, jadi tidak ada kesalahan yang fatal, semuanya sudah diperbaiki” pungkas Rahmad.

 

Sebelumnya diberitakan di www.rakyatpos.com, Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan Sahirin menyebutkan berdasarkan hasil pengawasan dan wawancara dengan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) terdapat kesalahan KPU dalam penyusunan daftar pemilih ke dalam model A-KWK yang saat ini dilakukan pencoklitan oleh PPDP.

 

“Setelah kami melakukan pengawasan ke lapangan terhadap proses pencocokan dan penelitian yang dilakukan oleh PPDP kami menemukan bahwa telah terjadi kesalahan penyusunan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Bangka Selatan di tiga Kelurahan dan satu Desa pada Kecamatan Toboali” Ungkap Sahirin

 

“Hal ini merupakan kesalahan fatal, dimana berdasarkan PKPU Nomor 19 Tahun 2019 Pasal 10 menyatakan bahwa dalam penyusunan daftar pemilih dengan tidak menggabungkan pemilih dari kelurahan/desa atau nama lain yang berbeda pada TPS yang sama, sedangkan pada faktanya berdasarkan hasil pengawasan serta wawancara yang telah kami lakukan dengan PPDP terdapat banyak kejadian tersebut di tiga kelurahan dan satu desa pada kecamatan toboali,” lanjut Sahirin. (raw)

Related posts