by

Puskesmas Riau Silip Diresmikan , Bupati: Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Gunting Pita- Bupati Bangka Tarmizi Saat menggunting pita tanda diresmikannya gedung baru Puskesmas Riau Silip, Selasa (9/1/2018).(foto:ist)

RIAU SILIP- Bupati Bangka Tarmizi Saat meresmikan gedung baru Puskesmas Riau Silip sekaligus melaunching aplikasi Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE ) Kabupaten Bangka, Selasa (9/1/2018) di Puskesmas Riau Silip.

Kepala Puskesmas Riau Silip Hery Racmadoni menjelaskan, pembangunan gedung baru untuk terseleggaranya pelayanan kesehatan yang bermutu, mudah diakses sebagaimana yang diamatkan dalam peraturan menteri kesehatan tentang Puskesmas.

Selain itu, kata dia, untuk mendorong tercapainya kecamatan Riau Silip Sehat melalui indikator lingkungan sehat, perilaku sehat serta cakupan pelayanan kesehatan yang bermutu.

“Pembangunan Puskesmas Riau Silip dengan biaya pembangunan bersumber dari dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun anggaran 2017 dengan nilai kontrak sebesar Rp 6.398.320.000,” katanya.

Sedangkan pelayanan pengembangan unggulan Puskesmas Riau Silip meliputi Puskesmas Ramah Anak, Puskesmas Santun Lansia, Poli IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat ) dan Poli Sanitasi.

Ada juga Poli Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja, Klinik Berhenti Merokok, Klinik Penyakit Tidak Menular, Poli TB Paru, Pelayanan Kegawatdaruratan Persalinan (Poned).

Bupati Bangka Tarmizi Saat mengatakan, pembangunan Puskesmas Riau Silip sebagai bentuk pelayanan birokrasi kepada masyarakat dengan melibat kanseluruh kompenen, yang sering disebut dengan quaterhalic.

“Jadi ini sebagai bentuk belayanan kepada masyarakat, nantinya juga akan diresmikan rumah Sakit Syafri Rahman di Puding Besar,” kata Tarmizi.

Tujuan pembangunan Puskesmas selain untuk pelayanan, menurut dia juga untuk jangka panjang. Bisa saja, kata dia, Belinyu dan Riau Silip menjadi Bangka Utara dan Puding menjadi Kabupaten Bangka Timur.

“Nantinya siapa tahu jadi dipersiapkan fasilitasnya karena dalam mengisi form pemekaran wilayah itu diantaranya harus ada ketersediaan rumah sakit,” ujarnya.

Ia melanjutkan pelayanan kesehatan sangat dibutuhkan masyarakat diantaranya untuk kebutuhan dokter di Bangka yang saat ini sudah ada 31 orang dokter spesialis.

“Untuk menjadikan seorang dokter sebagai dokter spesialis dengan biaya yang tidak murah hingga mencapai Rp 2 miliar,” katanya.

Tarmizi menambahkan untuk sistem rujukan ini nantinya pelayanan yang diberikan dengan cepat sehingga sudah diketahui data penyakit yang diderita seorang pasien di Puskesmas. Jadi, ketika dibawa ke UGD rumah sakit dapat ditangani dengan segera.

“Saya ingatkan kepada para petugas yang memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta dengan senyum,” katanya.

Peresmian Puskesmas Riau Silip juga dihadiri pejabat TNI, Polri, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kabupaten Bangka, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Pada kesempatan itu Bupatbersama Danrem Garuda Jaya, Dandim 0413 Bangka dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung menyerahkan sertifikat akreditasi Puskesmas Belinyu dan Riau Silip serta pemberian sertifikat realisasi BOK terbaik kepada Puskesmas Gunung Muda, Puskesmas Bakam, Puskesmas Riau Silip, serta plakat kepada PSC SPGDT 119 sebagai organisasi perangkat daerah dengan prestasi yang membanggakan.

Launching SISRUTE

Sementara itu, Kabupaten Bangka telah mengaplikasikan sistem rujukan terintegrasi di 12 puskesmas dan 4 rumah sakit di wilayah Kabupaten Bangka termasuk RSUP. Diharapkan dengan diaplikasikannya sistem rujukan terintegrasi atau SISRUTE ini masalah rujukan di kabupaten Bangka dapat diminimalkan dan pada akhirnya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Aplikasi SISRUTE merupakan aplikasi yang dimanfaatkan untuk memudahkan akses rujukan pasien dari puskesmas ke rumah sakit. Puskesmas dapat mengirimkan data pasien yang dirujuk melalui aplikasi SISRUTE data pasien berupa kondisi umum, diagnosa, alasan rujuk terapi yang sudah diberikan.

Puskesmas dapat melihat ketersediaan tempat tidur, dokter, alat kesehatan yang dibutuhkan. Rumah sakit rujukan akan menerima notifikasi dari Puskesmas yang merujuk untuk kemudian memberikan jawaban tentang ketersediaan pelayan yang dibutuhkan. Dengan aplikasi SISRUTE ini pasien bisa mendapatakan pelayanan rujukan yang cepat dan tepat.(rus/humas/10)

Comment

BERITA TERBARU